Archive for the ‘Rekreasi Anak’ Category

Kidzania (bagi yang belum tahu) adalah dunia bermain anak yang luasnya bisa sampai 3000m2 kali ya (sotoy). Lokasinya di lantai 5, Pacific Place, SCBD Jakarta dan diklaim sebagai Kidz terluas se-Asia Tenggara. Permainannya adalah permainan profesi. Jadi…di dalam tempat seluas itu yang terdiri atas 2 lantai, ada kota mini dengan gedung2 mini dan jalan mini dalam kota. Gedungnya seperti gedung pemadam kebakaran, bank, indomaret, pabrik susu, pabrik coklat, pabrik wafer, kantor polisi, rumah sakit, dan puluhan gedung lainnya. Sebagai gambaran keminiannya nih, gw kasih ancar2 kalo luasan tiap gedungnya mungkin sekitar 20-30m2. Selain gedung, ada kendaraan mini juga seperti taksi yang muat 3 orang anak, bus mini yang muat 10 anak, pokoke imoet imoet dueh.

Disebut permainan profesi karena ceritanya nti anak2 pada diajarin “bila aku menjadi” :D . Misalnya nih, si anak mau mencoba profesi di RS. Di sana dia bisa milih, “lo mau jadi dokter, jadi perawat, atau jadi pasien book?”. Seandainya jadi dokter, maka para coach (yang berdandan seperti dokter) akan mengajarkan anak2 tersebut secara simple, apa saja tugas seorang dokter selama 10 menit. 20 menit sisanya adalah aplikasi atau penerapan atau studi kasus dari teori tadi. Misalnya, para coach akan mengatur sedemikian rupa sehingga akan ada pasien yang pura2 sakit dan dokter2 anak inilah yang akan memeriksa pasien tersebut, tentu dengan bimbingan para coach. Bila sudah selesai, anak2 akan menerima upah dari apa yang telah mereka kerjakan.

Boleh pilih, mau jadi dokter, perawat atau pasien

Boleh pilih, mau jadi dokter, perawat atau pasien

Untuk mencoba satu profesi, waktu yang dibutuhkan rata2 sekitar 30 menit. Itu belum termasuk antri yak :D . Profesi2 tenar seperti dokter, pemadam kebakaran, polisi pokoke yang umum2 biasanya antrinya lumayan panjaang. Tapi yang ga umum seperti pengelap kaca (ada, gitu yak!), penyiar radio, fotomodel, atau penjaga perpustakaan digital keknya lumenjen cepet tuh. Unik memang, Kidz mengajarkan sejak dini bahwa profesi itu ga cuma 4 macam (dokter-pilot-guru-polisi) kayak waktu gw kecil dulu tapi juga adaaaaa tukang cat, pelayan indomaret, karyawan bank, buruh pabrik susu, dan lain2.

Kidz sesi 1 buka dari jam 9-14. Eit, itu antrian dari jam 8 udah mengular yak. Tidak ada keharusan untuk mengikuti permainan selama sesi itu, kita boleh keluar anytime. Tapi untuk 6 jam itu kira2 anak bisalaaah mencoba 8-10 profesi. Namun biasanya mah mereka cuma betah 4 jam aj, soalnya…lapar juga kaleee. Anak bisa masuk ke Kidz seorang diri (bila sudah mandiri), bisa juga ditemani oleh pendampingnya. Pendamping ini benar2 cuma menemani si anak doang yak, alias engga main. Kalau anak mencoba suatu profesi, misalnya sebagai pelayan dalam indomart mini, maka pendampingnya ya cuma memantau dari luar gedung. Intip2 lewat pintu atau jendela terus ceklik2 kamera, motretin sang anak sambil senyum2 bangga menyaksikan mereka yang masih mini sudah berperilaku seperti orang dewasa, hahahaahha :D .

Nah singkat cerita, Alif yang usianya baru menginjak 4 tahun, kami ajak ke Kidz. Waktu itu kami coba yang week-end. Untuk week-end saat itu (Maret 2013), anak usia 4-16 tahun dikenakan 130rb/org, 2-3 tahun kena 50rb/org, sementara yang menemani kudu bayar 90rb/orang. Nyemmm, termasyuk mahal yak. Sejujurnya ini juga kali pertama gw datang ke Kidz, rada surprise ngeliat tempat antri tiketnya yang miriiip banget ma counter Air Asia asli. Saking udiknya suami ampe tanya, “Ayang, kita ini antri tiket Kidz atau tiket Air Asia beneran siih?” Ssssh…ojo keras2 ngomongnya, Yang :p. Setelah beli tiket, kita akan dikasih gelang, kemudian melewati ruang periksa tas. Jadi ke dalam Kidz ga boleh bawa makanan yak, tapi boleh bawa minuman.

Antri tiket Kidzania

Wajah Alif yang curious dengan Kidzania

Wajah Alif yang curious dengan Kidzania

Keunggulan datang pagi ke Kidz adalah kita bisa melihat “joged selamat datang” dari para coach Kidz. Jadi tepat pukul 9, akan ada alunan musik yang ceria menggema di ruangan seluas 3000m2, dan para coach dengan balutan seragam kerjanya masing2 akan menari mengikuti alunan musik tersebut. Saking amazednya, biasanya si pengunjung akan terdiam, hakshakshaks, soal para coachnya sendiri udah heboh book. Seneng deh ngeliatnya, kayak happy sama pekerjaannya gitchu :D .

Setelah beli tiket langsung dapat cek 50 Kidzos dari BCA

Setelah beli tiket langsung dapat cek 50 Kidzos dari BCA

Menukarkan cek dengan uang Kidzos untuk transaksi di dalam (tapi ga bisa dipakai buat beli makanan, heu..)

Menukarkan cek dengan uang Kidzos untuk transaksi di dalam (tapi ga bisa dipakai buat beli makanan, heu..)

Profesi pertama yang dicoba Alif adalah bekerja di RS. Alif sendiri yang milih tuh? Ya enggaklah, wong Alif juga masih cengak cengok, “ini apaaaan?”, gitu kali ya pikirnya. Jadi emak bapaknya spontan memilihkan Alif profesi paling terkenal seantero dunia anak yaitu DOKTEEERR. Not bad, dia bisa antri sendiri, terus waktu dijelasin oleh coach juga lumayan tenang alias ga nangisan. Manggut2 (gatau tuh tanda ngerti atau bingung) dan kemudian sangat bersemangat dalam mengobati pasien pertamanya. Bahkan mendorong kursi roda pasien dengan kecepatan yang menjiwai :D . Bapak emaknya banggaaaaa sekali, huk huk. Alif menerima upah pertamanya dengan cuek (lom ngerti arti uang, bagus nak engkau tidak matrek! Hahah), dan sampai di luar minta main lagi.

Dipasangin seragam oleh coach, dijelasin tentang pekerjaan dokter, dikasih stetoskop, deteksi jantung pasien, ngobatin pasien, ampe dorong pasien pake kursi roda ke RS :p

Dipasangin seragam oleh coach, dijelasin tentang pekerjaan dokter, dikasih stetoskop, deteksi jantung pasien, ngobatin pasien, ampe dorong pasien pake kursi roda ke RS :p

Akhirnya kita cobain dia ke pemadam kebakaran. Siklus serupa terulang lagi. Dengan balutan seragam pemadam kebakaran, Alif bersemangat memadamkan api “pura2” dalam sebuah rumah yang terbakar sambil teriak, “Api Nabi Ibrahiiimmm!!”. Oalaaah, dia sudah mulai masuk ke dalam khayalannya bahwa yang dipadamkannya adalah api yang membakar Nabi Ibrahim. Gapapalah, U go kid!!

Foto kanan bawah adalah rumah yang ceritanya sedang mengalami kebakaran (ampe 2x, ckckck). Foto kanan atas adalah tim pemadam kebakaran di atas bak mobil pemadam kebakaran. Pantang pulang sebelum padam!!

Foto kanan bawah adalah rumah yang ceritanya sedang mengalami kebakaran (ampe 2x, ckckck). Foto kanan atas adalah tim pemadam kebakaran di atas bak mobil pemadam kebakaran. Pantang pulang sebelum padam!!

Lalu Alif mencoba menjadi tukang cat karena kami perhatikan dia sangat suka mewarnai, bekerja di pabrik coklat Silverqueen, pabrik mie Indomie, dan pabrik wafer Tango. Oooo so cuteeeee (*ga berhenti jepret2 kamera). Dengan topi koki anakku keliatan paling pendek namun chubby. Hehh? Setelah gw perhatikan dengan seksama, keknya memang Alif dari tadi adalah yang paling pendek deh. Entah karena dia yang usianya paling kecil atau memang dia yang badannya paling pendek yak?

Sampai di rumah Alif minta ngecat dinding kamarnya sendiri :(

Sampai di rumah Alif minta ngecat dinding kamarnya sendiri :(

Kakak di sebelah menjadi panutan Alif dalam belajar membuat mie :D

Kakak di sebelah menjadi panutan Alif dalam belajar membuat mie :D . Adonan diuleni, digiling2, terus dimasukkan mesin apa tuh biar jadi mie (*well, emaknya juga ga jago masak sih)

Setelah mencoba 6 profesi, Alif mulai terlihat lelah dan bosan. Tapi dia masih bilang, “Mau maiiiinnnn.” Lah pan kami jadi bingung, keknya dari tadi udah main deeeeh. Ternyata oh ternyataaa yang dia maksud main itu adalah main outbond, itu tuuuh di playground sebelah Kidzania. Wkwkwkw, kami jadi nyadar kalo bagi Alif, Kidz ini bukan bermain tapi “BELAJAR DAN BEKERJAAAA”.

Saat sampai ke rumah, gw tanya si Alif. Alif senang ga main di Kidz? “Senang, Bu.” Bagus! Mau balik kesana lagi? “Enggaaaaaaa”. Laah? (*apa gw memang terlalu memaksakan Kidz ke anak usia 4 taon yaa?)

E tapi jelang seminggu kemudian, Alif mulai menyinggung profesi2 di Kidz itu. Tiap malam ituuuu aj yang dibilang2. Jadi memang benarlah kata orang bijak itu yaaa. “Jangan langsung memutuskan saat itu juga. Pikirkan dulu yang dalam, agar keputusan yang engkau ambil tidak bersifat emosional”. Terbukti Alif, setelah melalui pemikiran yang dalam, merasa bahwa Kidz itu memang menyenangkan sementara penolakannya di awal kemarin itu hanyalah keputusan emosional sesaatnya saja. Yakan? Yakaaan?

Soook, buat yang punya anak, minimal 4 taon, Kidz pasti jadi tempat rekreasi favorit anakmu. Boleh deeeh dijadikan kado ultah atau reward atas prestasi anak. Soal kalo tiap minggu kesana, bangkrut juga kali yaaaa aaahahahahah.

*kalau ga mau antri, bisa pesan tiket online di sini.

Pada suatu hari, tersebutlah Gaitsha (sepupu alif) berkata kepada mamanya, “Mama, sekarang kan liburan sekolah ya Ma? Kayaknya udah lama ya kita ga liburan, Ma? Enaknya kemana ya Ma? Kayaknya udah lama ga berenang yaa?” tapi ekor matanya mengarah ke suami gw. Mamanya sampai bilang “ssshhhh”, ahahaha keknya suami gw kena sindir ma ponakannya tuh :D

Memang sih udah lama ga ngajak krucils liburan rame2. Apalagi skrg memang musim liburan sekolah. Berhubung mintanya berenang, jadilah kita melist semua –waterbomvirginbyus- yang ada di Jabodetabek. Kolam apung Atlantis sepertinya oke tuh! Jadikan!!

Pada hari H untuk menghindari kemacetan liburan en banjir, jam 6 kita udah cabut. Jam 7 udah di tempat. Sepanjang jalan ngeliat sisa2 parahnya banjir 2012. Ondeeee..syukur kalilah ya kita tinggal di Depok jadi ga kena prosesi apung2an itu. Jam 7 sampe, e pas banget ada promo 20% dari CC Mandiri, BNI, dan BRI. Tiap kartu maksimal hanya untuk 4 orang. Untung gw bawa 2 CC, lumayan bisa hemat 125rb. 9 orang boook, ampe mobil agak bungkuk waktu jalan.

Sampai di dalam, kita langsung sewa gazeboh. Mahal oooyyy, 250 rebu ajya T-T, udah ada kasur busanya, kerai, seluas 3m2. Ga usah sewa2 loker biar hemat, gantian aj jaga barangnya. Sewa ban, 50rb/biji untuk 4 jam. Tapi kalau balikin sebelum 4 jam, jadinya hanya 25rb. Nti 25rb sisanya dibalikin. Kagak ada ban ganda cuy, adanya single2 doang.

Wahana apa aj yang ada disini? Waah segudang, ga sempat diicip satu2. Berhubung ini liburan para krucils, jadi ya kita yang udah tua2 ini nyenangin mereka dulu lah. Main di kolam anak, kolam bola, kolam ombak. Kolam ombak, kolam bola, kolam anak. Kagaaaak pindah2. Ittu aj puter puter.

Mana ada cerita foto tanpa gw? Loh Alif mana ya, Alif? :(

Kolam Anak. Mana ada cerita foto tanpa gw? Loh Alif mana ya, Alif? :(

Kolam Bola, kolam favenya anyak-anyak

Kolam Bola, kolam favenya anyak-anyak

Ayah berjibaku ngurusin bocah2 :D

Kolam Ombak. Ayah berjibaku ngurusin bocah2 :D

Apa nyang bikin nyonya senang selama disini? Waterbom ini kayak The Jungle bo, alias bisa piknikan. Boleh kita bawa tikar dan makanan dari rumah, boleeeh banget. Silakaan. Areanya juga luaaaas ya bo, 5 ha. Mau melampar dimana2, tetep aj masih ada tempat. Udah gitu kan jadi hemat ya kalau bawa makanan dari rumah (biasa, emak2 selalu care masalah ekonomi). Kagak usah takut antre di kamar mandi dan toilet. Stoknya buanyaaak banget, airnya juga kenceng, kagak pelit.

Nyang bikin gw sedih? T-T. Hiks. Itu loh. Gw itu kan selalu care sama masalah kamar mandi dan toilet. Nah si Atlantis ini, walo stok kamar mandi dan toiletnya buannyyaaak tapi ga gitu terawat. Dibilang kotor juga ga, soal emang ga da sampah. Tapi banyak sarang lawa2, beberapa pintu ga bisa dikunci daan…dannn…banyak yang karatan. Agak2 ilfil :( .

Yang bikin sedih kedua adalah kurang menantang bagi orang tua. Waterbomnya landai sangaat… sampai2 gw merasa bosan ada di dalam terowongan air itu. Suami doang yang jiper sama “kelandaiannya”, ah suami mah jiper sama semua perosotan keknya. Udahlah kami antre lumayan panjang, mendaki tinggi2, adrenalinnya ga kerasa. Sampai di bawah, jadi malas nyoba wahana lainnya, curiga sama aj landainya wkwkwk.

Apa kabar kolam apung? Murni seperti kolam biasa yaa warna airnya, tidak terlalu luas juga. Soal kan memang bukan buat berenang. Yang harus dilakukan di kolam apung, cukup terlentang dan pasrah saja. Ga usah panik mbaaak, kecibang kecibung, kolamnya dangkal kaleee, cuma sepaha. Jangan sampai ketelen, percayalah rasanya ga enak. Jangan sampai kena mata karena akan perih. Kalau udah terlanjur kena mata, pejamkan saja, jangan dikucek. Langsung bilas dengan air di shower yang memang khusus disediakan.

Kolam Apung

Terooss..bagi kamu yang ga masalah ngelampar, sok atuh ngelampar. Dibanding gazebo yang harganya seperempat juta, huwaaa (garuk2 kerai gazebo)…keknya ngelampar jauh lebih recommended. Tenang, ada banyak teman seperjuangan kok. Aaakhh..cobaaa kemaren kami ngelampar, lumayan uangnya bisa dibeliin yang lain buat de krucils. Toh anak2 yang penting kan ngumpul dan happy, mana peduli mau lampar2an or gazebo2an? :p

Tapi…apa sih hakekat dari liburan ini? Kesenangan para krucils!! Walao ada lebih banyak kurang (qiqiqiqi), yang penting krucils happy, so alhamdulillah bangeett :D . Gw en suami juga sueenaaang melihat mereka pada senaaang.

Lepas berenang kami makan di Dermaga One di ujung Pantai Karnaval. Sengaja pilih tempat itu biar ga terlalu rame, plus dekat banget ma laut, anginnya oke banget sepoinya. Ada mushola juga, sumpah sholat sambil kena angin pantai itu makin ngantuk khusyuk. Oya untuk makan disana, perorang kenanya 80-100rb, masakan lumayan enyaaak (apa karena lapar yaaa, hahah). Silakan cubaaa.

Baiklah sekian liputannya. Sampai ketemu di waterbom berikutnyaaa :D .

Atlantis Waterbom, Ancol

yee, gegayaan doang itu mah. abis bungkuk, berdiri lagi terus kabur (diliatin penjaga kolam, wkwkwk)

yee, gegayaan doang itu mah. abis bungkuk, berdiri lagi terus kabur (diliatin penjaga kolam, wkwkwk)

Gw en suami baruuu aj beli tiket buat jalan2 ke Jepang taon depan pake promosi dari Air Asia. Lumenjen, dapat harga murah. Iiiih senangnyaaaa. Kami memang pecinta manga sejati. Jadi kalo akhirnya bisa berkunjung ke negara itu, waaah happy bangeeet. Semoga benar2 terlaksana ya Allah..ga batal kayak liburan ke Phuket taon lalu T-T.

Rencananya kan mau backpackeran nih (duit’e limited soale), so Alif ga bisa diajak. Takut cuaca, makanan, dan ini itu serba ga kondusif buat anak umur 4 tahunan. Akhirnya suami bertitah, “Sampai saat itu tiba (ehm, Sep 2013, maksudnya) kita harus menyenangkan Alif sesering mungkin!!” Baik, Jenderal. Perintah saya laksanakan!! So minggu itu juga kami sepakat membawa Alif ke TMII (Taman Mini Indonesia Indah).

Pas hari H-nya, suami udah siap. Emaknya udah siap. Alifnya udah siap. Sebenarnya Alif udah pernah sih ke TMII tapi waktu itu masih umur 2 tahun. Masih lom gitu ngerti dan siang terik pula saat itu so yang ada bukannya rasa senang tapi keringat yang berlinang. Jadi hikmah yang bisa dipetik adalah: datanglah kesana pagi hari. Kak Vera juga menyarankan bawa makanan karena disana pilihan makanan tidak begitu banyak. Jadilah kita ciao jam 8.30 lewat tol Cijago (berhubung rumah dari Depok, catet, DEPOK).

Ternyata..si ayah salah pintu tol. Harusnya keluar di pintu tol TMII, tapi si ayah kecepatan, nggelesor ke pintu tol Cililitan yang mengarah ke Tanjung Barat. Emaknya senyum2 aj, gpp salah 1x, dimaklumi. Alif? Alif ga ngerti tentang pintu tol, so dia juga ga complain. Kesalahan pertama akhirnya dianulir dan tiba juga nih kita sedikiiiit lagi ke TMII. Tinggal belok kiri aj rasanya selesailah masalahnya, bisa langsung masuk ke pintu tol TMII. Udah tanya orang di tepian jalan juga tuh, “Belok kiri aja Pak, katanya”. Oke deh, sikaat. Ternyata waktu kita telusuri, belok kirinya ada dua. Dalam radius 100 m ada belok kiri. Radius 120 m ada belok kiri juga? Wah, yang mana nih? Yang manaaaa? Bingang bingung, akhirnya kita pilih yang pertama deh. Dan ternyataaaa jalan itu adalah tol Cijago yang menuju ke Depok!! Emaknya nelan ludah sampai bunyi “gleg”. What the…??!! Ini TMII lom sempat dikunjungi kok udah pulang ajjaaaa..??

Tentu saja ayah sendiri juga kesal dan diliputi perasaan bersalah. Betek, beteeekk (*gitu kali ya). So kita berhenti di tempat peristirahatan km “lupa”. Semua pada lapar karena lom sempat sarapan. Akhirnya kita ke Burger King dan Nyetarbak. Lumayan, karena ruangannya dingin, perut udah kenyang, rasa kesal pun minggat. Pelajaran yang bisa dipetik adalah: kalo lagi kesal or marah, bawa makan dan pergi ke tempat yang dingin. Niscaya hilang kesalnya..buktinya kita malah poto2 disini :p.

Karena udah kadung di tol Cijago, tujuan pun kita ubah. Bagaimanapun Alif harus bersenang2. So kita banting setir ke Cibubur, mau main ke TAC (Telaga Arwana Cibubur). Sebelumnya juga udah pernah kesini tapi lupa bawa kamera jadi ga bisa diposting di blog deh :D .

Ini jalan menuju TAC. Perhatian, belokan kiri setelah pom bensin Petronas itu adalah jalan 1 mobil. Memang sih ada titik2 tertentu yang bisa 2 mobil. So kalau bawa rombongan menggunakan bis kesini, rada ribet juga ya..Mesti ada yang atur lalu lintasnya.

TAC adalah tempat rekreasi yang lumayan luas. Di dalamnya ada tempat menangkap ikan buat anak2, tempat mancing ikan buat orang dewasa, flying fox, main ATV, berbendi ria, buat keramik, dan kolam renang mini. Restorannya cuma satu, Saung Mang Engking. Titik. Tidak ada yang jual snack disana. Tampaknya disini berlaku sistem monopoli perdagangan. Kami sampai di TAC jam 11 lebih dikit, jadi masih sepi dan parkiran masih luas. Untuk masuk ke TAC, bayar 10rb/mobil.

Nah harusnya kan ke TAC buat nyenangin Alif ya, tapi si ayah begitu liat kolam pancing langsung lupa tujuan. Bujuk2 Alif buat mancing juga, yaah Alif pun manut akhirnya. Sewa pancingnya 20rb. Untuk umpannya yang sebaskom kecil bayar 5rb. Udah deh abis itu duduk ngelamun liatin pancing. Mula2 Alif bersemangat, “Ikannya mana Yah? Ikannya mana, Yah?” Lama2..karena si ayah ga kunjung dapat ikan, Alif mulai bosan dan main2 sendirian. Selang 1 jam lebih masih ga dapat ikan, Alif mulai ngantuk. 2 jam kemudian, Alif udah terbujur di pangkuan ibunya. Sementara ayahnya masih terus mancing, ga mau berhenti dengan alasan, “Malu..orang sebelah dapat terus kok kita lom dapat2..” Howaaam… Yah emaknya nurut aj, toh gada yang dikejar ini :D .

Menjelang jam 2-an baru deh ada hasilnya. Wajah si ayah langsung berseri padahal sebelumnya rada kuyu gitu. Dapat 6 ikan mas, salah satunya gede banget deh. Alif juga udah bangun so bisa liat hasil tangkapan ayahnya. Ikan2 yang didapat harus dibeli dan ga boleh dikembalikan ke kolam. Total untuk ikan kena 60 ribuan.

Udah dapat hasil, baru deh Alif diajak main. Main ATV, berbendi ria. Di bawah ini adalah list harga dari tiap permainan.

Tapi kalau sepenglihatan gw, ATV-nya kurang menantang ih. Sudahlah cuma lingkaran kecil, mesinnya pun ga kuat dan sangat lambat. Kalau ada pendakian sedikit, ATV-nya ngadat dan harus didorong. Naik bendi? Sama juga. Perasaan bendi baru jalan, eh kok udah disuruh turun aj :( . Wajar si, yang dikitarin cuma sepelemparan batu luasnya. Nangkap ikan? Waktu pertama kali datang ke TAC, ikannya dikiiit banget. Kasian Alif udah panas2 cari ikan, ga dapat sebijipun. Berenang? Wiii kolamnya udah 25rebu, standar banget, gada lucuk2nya. Mending ke Aquatic Fantasy Depok aj sekalian dah. Buat keramik dari clay? Sepiiii ga ada yang main itu. Tampaknya acara clay, bajak sawah, perah sapi, dan lukis caping hanya seru kalo acaranya rame2, bukan perorangan. Saung Mang Engkingnya lebih cihuy yang di UI, Depok.

Walau emaknya cerewet banget menilai sana sini, berasa ga pas di hati, berasa uangnya rada boros padahal yang didapat ga seberapa, tapi yah yang namanya anak2 ya, dibawa jalan aj udah hepiii banget. Ga ngefek tuh ke si Alif, asal ada temen main seusianya, ditarok di lapangan kosong aj keknya betah tuh. Hmmm…apa supaya hemat gw bawa aj sepupu2 kecilnya bermain di tanah lapang yaaaa (*mulai timbul ide cerdik namun licik).

Kesimpulan akhirnya: bagi gw sih kurang recommended. 3x kesini: 1x merasa puas, 2 lainnya malah merasa boros. Tapi kalau sekedar dicoba, bolehlaaah. Toh selera orang beda2, tak iye…   :D

Pada weekend kali ini, kami mengajak Alif n The Gang (sepupu2 kecil lainnya) untuk berenang yang rada jauhan dari Depok, yaitu Ocean Park di BSD Tangerang. Sebelumnya pasti review blog orang dulu donk. Ternyata menurut alkisah, ini waterbom rame amat jadi gw agak khawatir kami ga kebagian tempat duduk. Tempat duduk kan penting banget tuh artinya buat…ya buat duduk, buat apalagi donk. Jadi gw wanti2, pokoke jam 7 udah harus kudu berangkat secara jam 8 pagi loketnya udah buka. Siyaaapp!!

Ternyata berangkat pagi memang jauh dari kemacetan. Lewat tol Cijago, keluar di TB Simatupang, lanjut ke JORR. Sampai di Ocean Park bahkan belum jam 8 namun sudah ada juga orang yang mengantri. Dari display depannya aj, Ocean Park menang jauhlah dibanding Waterbom Cikarang. Parkirnya luas dan rapi. Menuju ke loketnya ada jalan yang bebas kendaraan, jadi ga usah khawatir kalo krucil bertebaran lari sana lari sini soal motor or mobil emang ga boleh masuk. Udah gitu loketnya besar dan banyak ya, ada 6 counter. Seakan belum cukup, ada promo buy 1 get 1 juga dari credit card BNI, BII, dan BCA. Asooooyyyy, harusnya bayar 70 rb/orang eh jadi cuma 35 rb. Very affordable. But, promo buy 1 get 1 cuma bisa untuk 2 orang (total 4 orang sama yang gratisannya). Nah kalo bayar pake BCA bisa dapat diskon 10rb, jadi harga tiketnya hanya 60rb (minimal pembelian 2 tiket). Lumayan, hemaat…hemaaat.

Terus kami masuk deh. Langsung sibuk cari tempat kongkow. Oke, memang pohon2 disini tidak serimbun di Waterbom Cikarang-Bekasi tapiii secara luas banget, dimana2 ada air mancur, udah gitu keknya baru ganti air nih jadi terasa dingin dan segar, waaaahhhh panasnya ga kerasa sama sekali deeeh! Krucils langsung main dan teriak2, abis itu ngilang, tauk kemana. Emaknya? Aahhh emaknya ngilang juga donk. Tapi lain ya, si emak langsung cek kebersihan toilet. Oke, cukup nyaman! Ada penjaga yang stay tune di tempat. Berikutnya cek foodcourt. Oke, ada banyak variasi makanan dan camilan. Range harga 10-25 ribuan dan begitu dites, enak juga oooy. Pelayan foodcourtnya berseliweran kok, jadi tinggal pesan aj. Selanjutnya? Cek isi waterbomnya sendiri doonk. Ada kolam ombaknya, ada kolam bayinya, ada kolam buat anak kecilnya (2 kolam), ada lazy river, race slider, spiral sliding, flying fox, dan trampolinenya. Duuuh krucils bahagia banget deh main ke siniiii. Info: sewa ban yg double harganya 25 ribu, tapi kalo datang agak siangan katanya sih banyak ban tak bertuan yang bertebaran, tinggal di-grab aj. Berhubung kita datang paling pertama, mau grab bannya siapa??

Biasanya kalo berenang kami menghabiskan waktu 2-2.5 jam tapi kali ini sampai 4 jam ooy. Ya gimana ga lama, si krucils abis nyoba ini, nyoba itu, terus balik lagi ke ini. Ga cuma krucilnya, ortunya juga heboh sendiri T-T. Jam 10-an orang2 udah pada mulai berdatangan tapi tetep aj hanya mengisi sekitar 25% luas waterbom aj. Jadi…masih lenggang banget deeh. Padahal udah musim liburan anak sekolah. Gatau juga nih apa jadi sepi karena pada milih liburan ke luar kota ya? Cape berenang, kita ganti baju dan makan siang deh. Nah! Ternyata di luar waterbomnya ada D’Cost. Waah kebetulan banget. D’Cost itu udahlah murah, pilihan menunya banyak, lumayan enak, cepat juga pelayanannya. Pas deh buat sekumpulan orang yang kelaparan dan ga tahan nunggu lama2.

Kalau mau memastikan promo credit cardnya, hubungi aj : Ocean Park, Jl. Pahlawan Seribu BSD City, Tangerang. Telv (021)5370009. Jam buka weekend: 08.00-19.00. Jam buka hari kerja: 11.00-19.00.

So, buat yang malas berenang jauh2, merasa Depok dan BSD ibarat dari Sumatra ke Irian Jaya, stop it deh. Coba datang dan buktikan. Pasti menyenangkan apalagi kalo promonya dimanfaatkan, hiyaaaa :D :D .

*berhubung emaknya lupa cas kamera, foto agak beberapa jepret habis itu kameranya byar pet! :(

Ini sebenarnya slogan di kampus UI. Sebenernya sih slogannya “Sudahkah anda bersepeda hari ini?” tapi berhubung gw rasa para pekerja jarang banget yg bisa sepedaan tiap hari, jadi gw ubah2 dikitlaaah :p.

Cerita berawal dari suami yang entah ketiban apa, pengeeen banget punya sepeda. Segala macam alasan dikeluarkan mulai dari demi menjaga kesehatanlah, kayaknya termasuk dalam hobilah, sampe Alif dibawa2 coba – mana tau Alif senang jalan naik sepeda, gitu katanya. Hmm kapan ya terakhir naik sepeda? SD kayaknya. Beklah..toh bukan ide yang buruk. Kebetulan kemarin alhamdulillah suami baru dapat rejeki, yuk mariii kita ludesin uangnya buat beli sepeda :D .

Sebenarnya sepeda yang dibeli juga ga mahal2 amat, wkwkwk, soal kita lom yakin nih kalo ni sepeda bakal rajin dipake. Sayang kan kalo udah beli mahal2, taunya luntang lantung aj di gudang? Jadi tersebutlah pada suatu week-end, kami pergi ke Roda Link di Depok. Suami sibuk pilah-pilih sepeda yang sesuai budget, eeh istrinya juga matanya jelalatan. Akhirnya, istrinya malah dapat sepeda duluan padahal tadinya ga niat beli, huks. Sebenarnya gw maunya sepeda lipat yg lagi ngetrend itu. Namun berhubung itu sepeda cuma gw yang bisa pake, sementara gw pengen nyokap gw dan si embah juga bisa pake, jadilah gw beli sepeda emak2. Tau kan sepeda emak2? Itu loh sepeda yang ada keranjang di depannya :D . Yang bisa dipake buat ke pasar terus keranjangnya buat nyimpan sayur, hehehehe. Sementara suami dapat deh Polygon yang rada OK. Tidak lupa kita beli tempat duduk buat si Alif J. Tempat duduk Alif ini hanya bisa dipake di sepeda emak2 itu.

Ternyata sampai sekarang, sepeda ini rutin dipake tiap minggu loh. Kebetulan rumah kita dekat dengan UI, uuy…Cuma sekitar 6 menit lah kalo naik sepeda. Sehingga tiap Minggu pagi or sore kita sepedaan deh ke UI. Namun karena jalan ke UI itu mendaki bukit menuruni lembah (sungai mengalir indah ke samudra, bersama teman bertualaaang..”kenapa jadi soundtrack Ninja Hotaru ya”), mana kuat kaki gw mengayuh sepeda emak2 dengan Alif seberat 14 kg nenggek di atasnya. Jadinya apa sodara2? Jadinya adalah gw memakai sepeda suami, sementara suamilah yang memakai sepeda emak2, giyahahahaha!!! Dan tampaknya suami sangat menikmati aktivitasnya. Tidak sekalipun ia meminta gantian walopun jalan sudah rata mulus lumus. Yah gw pun senang2 aj, hihihihi (ketawa licik).

*keknya terlalu banyak mengumbar foto suami nih, ehem :p

Kalau lokasi tinggal anda dekat dengan UI, Depok sempatkanlah datang kesini tiap Sabtu or Minggu pagi atau sore. Banyak sekali orang datang berolahraga, bermain, atau hanya jalan2. UI itu sangat sejuk, menyerupai hutan, juga bersih. Begitu masuk ke UI, hawanya langsung beda karena pohonnya menyumbang O2. Disana dibangun track khusus sepeda, bahkan ada penyewaan sepedanya segala loh (syaratnya pakai Kartu Tanda Mahasiswa).

Alif lumayan senang diajak bersepeda tapi lebih senang berlari2 di lapangan UI mpe tidur2an :D. Berikut beberapa capture-an fotonya.

*weleh sekarang foto anak diumbar2 :p.

Yuuuk kita sepedaaannn :D .

*Eit istirahat kantor udah mau selesai, pamit dulu ya, yuk marii..

Aiiih mimpi apa tadi malam, tiba2 aj Alif diajak berenang ke The Jungle oleh om dan tantenya.. :D . Wait2x, apakah hanya Alif saja? Ooh tentu tidaaak, sudah pasti ibu dan omanya ngikut juga. Gw pribadi seneng banget soal lom pernah ngeliat sendiri kayak apa sih The Jungle itu.

Ok, kita berangkat tanggal 28 Feb 2011, tepat pukul 9 pagi dari Depok. Kesiangan sebenarnya tapi berhubung cuaca lagi sendu jadi ya asik2 aj. Sampai di Bogor, kebetulan lewat tempat jualan es krim duren. Harganya murah book cuma 6 ribu 1 gelas, tapi ueenaaak, asli, uennaaak. Belum pernah gw makan (even di tempat yang mahal sekalipun), es duren yang asli dan durennya banyak kayak gini. Waaah pantas aj tempatnya rame banget yak. Boleh deh kalo ke Bogor mampir kesini lagi :D

Sampai di The Jungle udah pukul 11.00. Tiket masuknya seharga 50 ribu (weekend) dan 30rb (weekday). Begitu masuk..towewewewewew, gilaaaak rame bangeeeet!! Ini waterboom apa pasar booo?? Aseli gw stress. Gimana engga, sepanjang sejarah gw ke waterboom, baru kali ini gw nemu waterboom sepadat ini. Orang2 pada melampar tikar dimana2. Ada yang berenang pake legging, pake kaos, bahkan pake singlet! Bener2 ga teratur, ditambah dengan suara nyanyian yang memekakkan telinga, gilee suteres gw sutereees. Ga percaya? Nih foto foodcourtnya.

Kami pun bingang bingung mencari dimana tempat ganti bajunya. Ternyata disini disediakan locker yang untuk mengunci pintu lockernya mesti pakai koin. Walhasil, mesti beli koin dulu deh. Harga 1 koin -= Rp 5000,-. Caranyaa..pintu locker dibuka, masukkan barang, masukkan koin ke lubang di samping pintu locker, baru deh dikunci, cekrek! Naah kebiasaan buat yang berenang bawa keluarga, mesti deh bakal sewa locker yang banyak secara juga ukuran tu loker ga iya banget (sempit gitu lo). Jadi kudu diinget2 ngeletakin barang apa di loker mana, soal kemaren gw liat ibu2 kecian deh. Dia lupa taruh barang dimana, walhasil buka tutup loker, yaaah rugi berapa x 5000- rupiah tu :p.

Setelah ganti baju, kembali kita bingung mau ngetem dimana secara semua tempat udah penuh. Akhirnya kita menjadikan foodcourt the Jungle (foto di atas) sebagai basecamp. Setelah itu mulai deh berenang. Adek en ipar gw pergi menyewa ban. Ban single harga sewanya 10rb, sedang yang double seharga 15rb. Gw pun daripada lintang lintung bingung terus, akhirnya mengajak Alif pergi ke kolam anak kecil (< 3 tahun) yang airnya cuma sebetis orang dewasa.

Namun apa dinyanaaaa..ternyata Alif betah banget disana :D :D . Ga henti2nya dia main perosotan, menunggang kuda or gajah2an, dan cibang-cibung. Melihat buah hati senang, so pasti gw jadi ikutan senang dong. Mulai deh gw menikmati fasilitas di The Jungle ini. Gw dan nyokap pun juga ikutan mencoba waterboomnya. Cuma ada 1 memang, namanya Tower Slide, landai pula. Tapi anak tangganya juga landai, so pas banget deh buat nyokap gw yang sekarang sering ngos2an kalo naik anak tangga. Walopun landai, ternyata Tower Slide ini seru juga loh soal meluncurnya lumayan cepat. Gw dan nyokap jadi teriak2 histeris deh :D . Bisa pilih, mau yang atapnya terbuka atau tertutup. Selain Tower Slide, disini juga ada kolam renang yang bisa main futsal di dalamnya (Fountain Futsal). Ada juga seluncuran yang rada tinggian (Race Slide), dan kolam arus (Leisure River). Secara umum sih ukurannya ga gitu gede tapi lumayan menghibur deh :D . Berikut beberapa capture-an fotonya.

Asiknya, The Jungle memperbolehkan kita membawa makanan dari rumah. Cucok banget sama gw yang suka merantang, ehehehe. Tapi makanan di foodcourtnya juga ga mahal kok, kisaran 10-15 rb saja, itu juga sudah termasuk minum. Nah begonya, kamera gw ternyata belum dicharge. Setelah motrat motret keadaan di dalam The Jungle, abis dah baterainya, pet!, gitu bunyinya. Yaah padahal Alif baru sedikit kejepret, laaah gw malah belum kena jepret samsek, sediiih T-T

So..buat orang tua yang pengen berenang dengan fasilitas lumayan namun malas disibukkan dengan urusan kudu pake baju renanglah, dilarang bawa makanan dari dalamlah, boleh deh datang ke The Jungle, waterboom yang bersahabat :D . Cuma ada satu kekurangan yang rada menyesakkan disini (menurut gw) yaitu ruang ganti ce-nya kurang memadai. Saking ngantrinya, kami2 ga jadi mandi deeeh :( .

Berikut komen dari si imut Alif (ditelepatikan ke ibunya) : Makasih Om Acuooo (Om Susilo, maksudnya), makasih Tatadiii (Tante Indri, maksudnya), Alif senang sekaliii. Kapan2 kesini lagi yaaaa.. :D

Tarra..:D :D . Februari kemaren kan ada libur Maulid Nabi, pas banget dah, udah lama kita ga jalan2. Tempat mana ya di Jakarta yang lom sempat dikunjungi tapi asik punya buat si imut Alif? Hohohoh, Sea World jawabnyaaa! Hadeuh2, udah hampir 5 taon di Jakarta kagak pernah sekalipun menginjakkan kaki di sini, kemana ajja gw..

Oke, jadi yang berangkat adalah gw, Taufiq, nyokap gw, en si imut Alif. Perjalanan…tauk deh lancer pa kaga soal gw molor, zzzz..Sampai di pintu Ancol yang gw ingat tiketnya udah naik bo, dari 13 rebu menjadi 15 rebu! Grrrr.. Masuk, cari2 parkiran, langsung deh ke Sea Worldnya :D . Eh sebelumnya, berfoto dulu yuuu…

Tiketnya per orang seharga 70 rebu, anak di bawah 2 tahun adalah gratis. Karena waktu itu kita nyampe udah siang, sekitar jam 11, nyokap gw yang udah kadung lapar akhirnya membeli 2 bungkus kentang dan 3 potong ayam Poppeyes. “Iiih Mama nih, nanti aj napa si..paling di dalam juga ga lama” kata gw, eeeh bontot2nya tu kentang gw embat juge :p. Selagi suami ngantri tiket, gw nyokap en Alif sibuk ngunyah kentang. Sampai2 waktu jalan ke pintu masuk Sea Worldnya, kita masih ngunyah dan akhirnyaaa kena tegur ma petugasnya. “Ibu..di dalam tidak boleh bawa makanan, silakan titip makanan ibu ke Tempat Penitipan”, wekk!!

Segera gw giring nyokap gw ke tempat yang namanya Tempat Penitipan. Mengemasi kantung2 makanan kita daaan memasukkan ke dalam stroller Alif :p. Terus datang lagi ke pintu masuk berlagak kayak udah nitipin makanan ke yang namanya Tempat Penitipan. Udah deh lolos..ngunyah kita berlanjut di dalam, ahahhah. Sebelnya, waktu kita kesana tuh lagi ada acara qasidahan, namanya juga Maulid Nabi. Tapi ya ampiuuun, suaranya itu loh memekakkan banget!! Kayaknya sound system Sea World ga oke punya deh. Alif jadi panik dan pengen keluar terus, wajar, gw aj sampai ga bisa mikir saking berisiknya. Untungnya sekitar 15 menit kemudian qasidahannya selesai, fuuuh..sungguh suasana seperti langsung berubah dari loket ke hutan yang sepi :p.

Sea World tempatnya ga luas2 amat, tapi yang bikin tenang adalah disini ber-AC, hehehe, dan temaram. Jadi betah deh lama2. Ikan-ikan apa sajakah yang menarik untuk dilihat disini ?

PIRANHA: Gampang banget ngenalin ikan satu ini. Cari aj ikan yang pipih, keemasan, tapi diam kayak patung. Walo mematung, tapi begitu udah bergerak katanya lincah banget. Jangan pernah cari gara2 ma ni ikan soal doi termasuk ikan buas yang punya gigi kuat lagi tajam dan sangat sensitif dengan bau darah. Kalau udah bergerombol, brrr, seekor kambing akan habis dilahap dalam beberapa menit! Kemarin yang kita liat panjangnya sekitar 20 cm, tapi katanya si papan keterangan, panjang maksimal piranha mencapai 30 cm.

KUDA LAUT: Tadinya gw pikir kuda laut warnanya pink, sueeer, soal biasanya di buku cerita anak2 kan kuda laut suka dikasih warna pink tuh. Eeeh gataunya coklat butek, udah gitu kecil lagi. Gw pikir ukurannya selengan bawah, ga taunya kisaran 15 cm. Surprise juga ngeliatnya (#udik).

IKAN HIAS: Maksudnya tuh adalah ikan warna warni yang biasanya suka kita temukan bareng bersama terumbu karang. Ini adalah ikan yang paling sering gw liat, jadi kesannya biasa aj sebenarnya. Cuma..disinilah stop site terbaik kalau mau berfoto, hohohho. Alif juga lumayan senang di sini.

HIU: ada macam2 hiu disana seperti hiu karang, hiu buto, hiu bamboo, hiu tokek, dll. Ada yang lincah gerak sana gerak sini, ada juga yang diam terbaring di pojokan sana. Ga jelas tuh lagi tidur atau sakit atau mati :p. Ada yang lumayan besar, ada juga yang besuaar sekali. Aquarium hiu adalah aquarium terbesar di Sea World.

IKAN BUNTAL (Puffer Fish): aaah sayang waktu gw liat ni ikan sedang tidal ngebuntal. Ikan ini rodo beken soal dia punya cara khusus untuk mempertahankan diri, yaitu dengan mengembangkan kantung udaranya sehingga badannya yang penuh duri itu menjadi bulat dan besar. Kulit dan bagian dalam si ikan buntal sebenarnya beracun, tapi daging mereka toh masih dikonsumsi juga seperti di Jepang :D

IKAN DUYUNG (Dugong): hohoho si putri duyung itu ternyata merujuk ke ikan ini toh, kok ga mirip yaa :( . Ikan duyung tidak termasuk kelompok pisces tapi mamalia, jadi dia memiliki kelenjar susu, melahirkan anak, bernapas dengan paru2, dan berambut (waah dimana rambutnyaa?)

Ooow, hampir lupa!! Ada satu makhluk yang jadi favorit gw disana saking ngerinya. Dia adalah GURITA. Gileee..gurita itu ternyata bentuknya juelek amat yak. Kulitnya kayak lembaran2 tipis yang tidak halus tapi totol2, dan kakinya itu looh hueeeek, jijay bangeeet. Gw excited, tp gw jijik, tp gw excited..jadilah gw sibuk motret2 sambil komat kamit bilang “Ya Allah” dan menahan rasa mual :p. Btw, gurita ternyata makhluk pemalu, soo blitz kita ga boleh nyala. Kalo malu, dia ngumpet di pojok kanan atas. Kalo malunya udah hilang, kakinya langsung menyebar, mamerin totol2nya kemana2, huweeekkk..udah ah bahas guritanya! Nih gw kasi foto special tentang si gurita.

Sebenarnya masih banyak yang lain kayak ikan buntal yang waktu gw liat sayangnya lagi ga ngebuntal, ada ikan dugong (duyung) yang gw cuma bisa liat ekornya karena ikannya di atas terus L, ada ikan pari kecil yang bisa dipegang2, ada bintang laut, dan ada ikan gede bertampang bloon dan ga punya gigi. Hmm ni ikan mirip ma piranha malasnya tapi ukurannya lebih besar dan stay tune di dekat kaca akuarium jadi kesannya minta dipotret gitu deh!

Di Sea World juga ada terowongan yang dindingnya adalah kaca aquarium. Soo..kita bisa liat ikan seliweran di sekeliling kita. Ada eskalatornya yang jalan dengan suangat perlahan hingga lebih cepat jalan kaki sendiri rasanya. Kalau dilihat dari terowongan itu (yang diklaim sebagai terowongan ikan terpanjang di Asia Tenggara), kayaknya tu ikan gede2 semua. Tapi begitu gw liat penampakannya dari atas, ternyata tidak sebesar yg gw duga. Apakah ada efek pembesaran ya di kacanya, hehehe.

Eh..kok dari tadi gw ceritain pengalaman gw terus ya, hueheheheh kan yang mau rekreasi si Alif :D :D . Pokoke dijamin anak2 senang deh datang kesini, recommended buat anak yang usianya 2 tahun ke atas. Sambil rekreasi, sambil belajar. Favorit Alif adalah ikan hiu, ikan hias, dan bintang laut, waaaah lengket terus dia disana. Disana juga ada ular phyton yang besar, gw agak bingung si emang ular masuk jenis ikan-ikanan ya, hmm..

3 jam kita disana, dan akhirnya memutuskan pulang. Di pintu keluar langsung menunggu souvenir shop yang mayoritas isinya adalah boneka. Berhubung gw adalah kolektor magnet kulkas berkualitas, gw cari2 deh…tapi ga ada, aaah. Harusnya tempat dengan tiket 70rb menyediakan magnet kulkas yang rada bagusan dong yah T-T. Kalau lapar, langsung ada 3 tempat makan yang berdiri pas di depan pintu keluar. Ada bebek, ada poppeyes, dan apaa gitu. Rasanya biasa semua, jadi mending bawa bekal aj deh kayaknya, hohohoh.

Ok, selamat mencoba Sea World :D

Awal bulan ini adalah ulang tahun anakku – Alif Raqilla Lubis yang lucu nan imut. Kebetulan juga ngerasa2 kok kayak udah lamaaaa gitu ga ngajak segenap ponakan jalan2, jadi yasudlah gw en suami putuskan untuk merayakannya dengan rekreasi bersama. Ada banyak pilihan yg gw tawarkan sebenarnya dari nginap di Cipanas, nginap di Anyer, outbond di Ancol, atau berenang di waterboom. Berhubung ternyata jadwal kerja gw en suami padat sehingga susah ambil cuti, jadi opsi menginap akhirnya batal deh :( . Outbond juga tidak kami pilih karena salah satu ponakan ga gitu suka aktivitas olahraga begituan. Jadilah berenang ke berenang lagi :p. Tapi gw ngikut aj manapun pilihan ponakan secara yg mau main mereka2 ini hohohoho.

Gw sendiri bersama suami dan anak udah pernah ke PIK (Pantai Indah Kapuk). Suasananya yang gersang membuat Alif ga nyaman, jadi gw cari2 waterboom mana yang tempatnya rada teduhan sehingga enak buat berlama2 disana. Gw ingat waktu zaman cupu di SMA dulu perasaan ada deh waterboom yang dibangun di Lippo Cikarang Bekasi tapi ga pernah gw singgahin. Harusnya kalo umurnya udah hampir 10 tahun gitu kondisinya mesti udah teduh tuh. Googling2..eh iya banyak orang bilang tu waterboom rimbun nian (ga tau deh sejak dulu apa enggak), jadi kita putuskan untuk rekreasi ke Waterboom Lippo Cikarang!

Brosur Waterboom Lippo Cikarang Bekasi

Brosur Waterboom Lippo Cikarang Bekasi

Total yang berangkat ada 9 orang. Dari rumah kita udah bawa nasi, lauk pauk, tempat makan, duh pokoknya kampungan banget deeh :p. Kayaknya kemanapun pergi kok ga afdol gitu kalo ga ngerepotin diri ma rantang2an itu. Perjalanan lancar tanpa kendala, melalui tol Cikampek, cukup 1.5 jam udah sampai deh di Lippo Cikarangnya. Kotanya teduh, banyak pohonnya, sepi jalannya, bersih, aaah jadi ingat zaman SMA sekolah disini :( .

Cukup nostalgianya, dengan semua perlengkapan perang kita pun menghampiri bagian penjualan tiket. Dii hari libur harga tiket 60 ribu (hari biasa 45 ribu), murah juga ya, bandingkan dengan harga tiket PIK yang 150 ribuan itu (cis!). Untuk anak di atas 2 tahun sudah wajib bayar. Kebetulan bulan ini lagi ada promo, barang siapa yang bawa kartu Matahari dapat diskon 20%, jadi dari 60 ribu per orang cukup bayar 48 ribu deeeh, cihuuuy (lumayaaaan…:D). Tapi yang menyedihkan semua rantang kami disita sodara2, hiks! Ternyata di waterboom ini cuma boleh bawa makanan ringan semacam roti, chiki, biskuit sedangkan nasi, mie goreng, lauk pauk dll itu sudah dianggap makanan berat. Yaaah gw ridhokan sajalah, namanya juga usaha :p.

Sampai di dalam, gw langsung sewa saung. Berapa coba harga sewanya? Hanya 15 ribu/jam bo, murah banget kan! Cuma penyewaannya minimal 4 jam..jadi bayarnya mesti 60 ribu, ditambah deposit 10 ribu, totalnya menjadi 70 ribu. Waktu 4 jam itu menurut gw make sense soal menurut pengalaman gw selama ini,  berenang ma ponakan sekompi memang menghabiskan waktu minimal 4 jam :) . Saungnya nyaman, bisa muat 8-10 orang.

Waterboom Lippo Cikarang emanglah rimbun nian, nuansa Bali gitu deh. Harusnya sih ni waterboom ada iringan music Bali namun berhubung tempatnya lagi dibooking buat gathering 2 perusahaan, yang kedengaran kemana2 malah music dangdutan deh. Tapi no prob, tempatnya tetap asik dan menurut gw, dari 2 waterbom yang pernah gw kunjungi (PIK dan waterbom Bali), gw paling senang waterboom ini. Hijauuu, sejuuuk, duh si Alif senang banget, sibuk lari2. Nyokap en ipar juga gw paksa nyebur, sayang kan diam2 aj udah jauh2 datang :D

Bagaimana dengan wahana air disini? Walau tidak seseram PIK tapi lumayan kok. Waterboomnya ada 2, tingginya bisa mencapai 16 meter, cuma turunnya landai :D . Ada yang pake ban – namanya pita debar2, ada juga yang ga pake ban – namanya pita gurita. Bannya nyewa loh ya..untuk yang double size (1 ban isi 2 orang) harganya 25 ribu/2 jam. Untuk yang single size harganya 17 ribu/2 jam. Pemakaian lebih dari 2 jam dikenakan biaya 3 ribu/jam. Depositnya 10 ribu. Dari pengamatan gw, pengunjung disana rata2 memilih ban yang double size, mungkin takut kali ya meluncur sendirian, hehehehe. Selebihnya adalah kolam arus, pool buat anak di bawah usia 12 tahun, dan pool utk orang dewasa yang dilengkapi dengan net utk main voli air.

Disini juga disediakan outbond gratisan yang lumayan menantang untuk anak2. Pegawai foodcourt berseliweran dimana2, menjajakan makanan mulai dari rujak, nasi kuning, sate ayam, burger, gorengan, dengan harga kisaran 8 – 15 ribu sedangkan minumannya (seperti es lemon tea, jus, milo dingin) kisaran 4 – 5 ribu.

Overall, tempat ini oke banget deh. Pulangnya kita keliling Lippo Cikarang ngeliat2 komplek perumahannya baru deh cabut ke rumaaah :D. Buat yang mau tau lokasinya silakan lirik peta di bawah.

Musim liburan sekolah kali ini udah gw en suami niatin buat ngajak ponakan jalan. Akhirnya kemaren, Minggu 27 Juni 2010 terwujud juga. Tujuan kami kali ini adalah Ocean Dream Samudera (ODS), Ancol. Total yang berangkat ada 8 orang (selalu dan selaluuu gw akan penuhi nih mobil ama orang :p) yaitu gw en suami, Alif kecil nan imut, 5 ponakan plus ibunya dan asisten gw 1 orang. Kita berangkat jam 9.30, sampai di Ancol jam 10.30 tanpa menemui kemacetan sama sekali.

Biaya masuk Ancol per orang adalah 13 rebu, demikian juga dengan mobilnya sedangkan biaya masuk ODS adalah 80 rebu. Anak < 2 tahun dianggap gratis (ups, sebenarnya ponakan gw ada yang usianya 2 tahun 4 bulan, tapi diem2 ajaaah :p). Biaya masuk ODS itu seperti tiket terusan, jadi semua wahana yang ada di dalam Gelanggang Samudera bisa kita ikuti sepuasnya. Awaaasss tiketnya jangan sampai hilang karena akan dipakai terus.

Gw sendiri baru pertama kali nih ke ODS. Begitu masuk kesana, euiii…tempatnya luas banget, buerrrsih, rapi, banyak pohon, banyak kursi taman, dan banyak stop site yang bagus buat poto2 deh. Kebetulan lagi musim liburan tapi tetep aj ga sampe yang padat kayak sarden. Wahana pertunjukan ada 4 yaitu Water Stuntman Show Scorpion Pirates, Theater 4D, Pertunjukan Lumba-lumba-Paus putih-Singa Laut, dan Pentas Aneka Satwa. Mereka dipentaskan hanya di jam2 tertentu. Karena itu jangan lupa untuk bertanya pada petugasnya, jam2 berapa saja pentas itu akan berlangsung, sehingga anda akan terbantu dalam menyusun jadwal show yang mau dikunjungi. Sayang kan udah bayar mahal2, eeh ga dapet nonton semua :p.

Wahana yang pertama kita lihat adalah Water Stuntman Show Scorpion Pirates. Tipenya hampir sama seperti Wild Wild West di TSI, bedanya setting show ini ada di air, jadi adegan berlangsung di kapal dan banyak menggunakan wahana jet-ski. Kisahnya adalah tentang pertarungan para perompak laut dengan penjaga lautan Indonesia. Terus terang, permainan jet-skinya (menurut gw nih) cakep abiss palagi buat anak2!! Soal jet-skinya bisa nyelem ke air dan hilang dari pandangan, hehehehhh. Tambah lagi banyak aksi ciprat2, wahhh lebih parah daripada Wild Wild West, TSI. Kalau ga mau kecipratan, jangan duduk di stage no 1 dan 3, udah pasti kena tuh, hahahahah. Sayangnya, acara ini tidak boleh difoto dan divideokan. Sound systemnya juga kurang bagus, jadi suara yang kedengaran sangat memekakkan telinga. Walhasil Alif bukannya senang tapi malah nangis karena kaget. Dan menurut gw jalan ceritanya engga cocok buat anak2. Tapi gimana reaksi ponakan2 gw? Fine2 aj tuh, walo ga gitu ngerti bagi mereka yang penting seru :D . Durasi show ini cukup singkat, hanya 30 menit.

Habis dari sana kita langsung makan siang. Di dalam ODS sendiri ada banyak foodcourt. Perorang untuk makan dan minum bisa kena mulai dari 15 ribu-25 ribu. Tapi bagi yang hobi piknik, jangan sangsi untuk membawa bekal. Karena disini ada banyak rumput hijau yang tidak dilarang untuk diduduki, asal selalu jaga kebersihannya. Dan saran saya, nikmati makan siang anda sekitar jam 11-12 siang karena kalau udah jam setengah 1, beuuh, rame tenan rek. Foodcourt bisa ga cukup dan akhirnya mereka bisa duduk dimana2 (tapi gatau juga ya mungkin ini karena musim liburan).

Habis makan kita pergi melihat Pertunjukan Lumba2-Paus Putih-Singa Laut. Show ini memperlihatkan keahlian ketiga hewan ini dipadu dengan cerita yang unik, tentang sekolah. Jadi sambil melihat show anak2 akan diberi nasihat2 seperti jangan terlambat datang ke sekolah, jangan malas, rajin belajar, dll. Ponakan gw dan Alif sangat suka melihat show ini, Alif saja mpe tepuk tangan hahahahah, sayang kamera hanya bisa menangkap sedikit dari aksi2 yang dipertontonkan.

Dolphin Show di Gelanggang Samudera Ancol

Setelah dari sana kita ngibrit mengejar show Theater 4D, karena takut antriannya keburu panjang. Theater 4D itu meminta kita untuk masuk ke dalam bioskop super besar dengan layar super lebar, dan kita diminta untuk duduk di kursi sambil memakai kacamata hitam. Kacamata ini akan dipinjamkan disana, pakailah terus selagi menonton karena tanpa itu, malah filmnya jadi berbayang2 :( . Theater 4D termasuk fave gw disana dengan alasan tempatnya yang sejuk (heheheheh), dan emang gw baru pertama kali ini nonton 4D loh. Gambarnya terasa hidup seperti kita benar2 masuk ke dalam sana. Tentu saja aksi kursinya yang hanya bisa maju-mundur adalah cetek buat gw tapi tidak buat anak2. Mereka semua menjerit2 dan benar2 terhibur dengan show ini. Selain itu, tema film yang diusung pun menurut gw sangat bagus, sungguh, gw pun ikut terharu, uhuhuhu… Jadi bener2 deh walo antriannya panjang, jangan liwatkan show ini, recommendedddd!! Awaaas, kursinya nyemprotin air loh, qiqiqiiqi.

Habis dari sana kita segera masuk ke Pentas Aneka Satwa, nah yang ini bener2 ga nyesel nontonnya. Panggungnya sih kecil tapi aksi hewannya bagus dikombinasikan dengan jalan cerita yang lucu lagi mendidik, membuat kita semua tertawa terpingkal2. Ada aksi dari burung kakaktua, berang2, beruang madu, mpe kuda nil. Show kayak gini mah ga bisa difoto, jadi kalo mau tau, silakan lihat videonya, hahahaah, keluar dari sini jadi terasa menyegarkan karena banyak ketawa :D :D .

Daan setelah mencoba beberapa permainan seperti Ubur-Ubur dan Kiddy Bumper Car, kita pun akhirnya cabut. Ya mesti cabutlah orang udah jam 5 sore, ga kerasa banget deh. Padahal belum sempat ngeliat Aquarium Air Tawar dan Aquarium Air Asin. Overall menurut gw yang udah dewasa ini, recommended banget deh tempat ini buat anak2 kisaran umur 3 – 12 tahun. Benar2 rekreasi sambil belajar, pulangnya semua tertidur dalam mobil. Bye2 ODS….

 

Tumben2nya semua keluarga gw ngumpul di Depok!! Ada si papah, mamah en adek gw. Wah ini kejadian bisa setahun sekali datangnya, jadi harus dimanfaatkan. Maka gw pun merencanakan untuk liburan bersama, (menginap pastinja), dengan memanfaatkan rest and relax jatah suami gw, wkwkwkkw (curaaang :p). Tempat berlibur yang gw pilih kali ini adalah Puncak. Yah..sebenarnya tahun ini juga udah pernah ke Puncak si, tepatnya ke Taman Safari, bahkan mpe nginap segala. Tapi walo sama-sama Puncak, kali ini jelas untuk mengunjungi objek wisata yang berbeda. Dan seperti liburan sebelumnya, untuk menghindari kemacetan, gw en suami sengaja ambil cuti 1 hari di hari Jumat.

Berhubung tanggal segini bertepatan dengan libur anak sekolah, 1 malam sebelum berangkat gw udah cereweti semua orang kalo kita wajib kudu musti berangkat jam 7 pagi !! Eh tumben banget, kali ini bisa terwujud, wkwkwk. Total personel yang berangkat ada 8 orang, yaitu gw en suami, si mamah en papah, adek gw, 2 asisten rumah, en anak gw yang lucu lagi imut – Alif. Menggunakan Avanza 1300 cc (I lub this car a lot !!), kami pun cabcus.

Jumat, 18 Juni 2010

Perjalanan aman terkendali, tidak ada hambatan sama sekali. Target utama kita adalah mengunjungi Taman Wisata Matahari (1 grup dengan Matahari Dept Store, ternyata :p). Sekitar jam 9 liwat, kita udah sampai disana. Dari googling2 dan tanya sana sini, kayaknya Taman Wisata Matahari tuh oke banget gitu loh. Jadilah gw udah heboh menceritakan betapa akan menyenangkannya tempat ini ke ortu gw. Eh ternyata oh ternyata…tempatnya tidaks seindah yang gw bayangkan, huuuks kuciwa nih. Ternyata ni tempat penuh dengan wahana untuk anak usia < 12 tahun, lahhh yang gw bawa kan manusia2 berumur 25 – 60 tahun, pegimana neeeh.

Tapi karena udah kadung bayar 50 rebu buat uang masuk, ya udalah kita coba beberapa wahana yang sekiranya pantas kita naiki :p. Rame2 kita sewa bendi buat keliling2, bayarnya 35 rebu, muatnya (kata si kusir nih) bisa 5 orang. Akh…apanya yang 5 orang, 4 orang kaleee, itu juga udah impit2an. Akhirnya jadi 2 bendi deh, ya hayuuu kita berangkaat!! Ikh tapi sungguh2 kuciwa, si bendi itu jalannya udahlah pelan banget, bentar pulak (10 menit), udah gitu kami dibawa ke tempat2 ga jelas, macam arena ATV yang sudahlah kecil becek pula…ke pool yang belon jadi, ke rumah penduduk yang lagi majang jemuran, aaaahhh 70 rebu jadi kebuang sia2. (Jangan naik bendi deh kalo kesini, bener!!). Masih tak puas, kami pun mencoba perahu motor. Kebetulan dekat tempat kami ngetem ada danau yang luasnya juga tak seberapa itu. Kayaknya asik nih ngitarin danau, ayo dicobaaaa!!. Satu orang bayarnya 5 rebu, 7 orang total 35 rebu. Begitu dicoba eeeh tu perahu kekencangan. Walhasil danau berhasil kami jelajahi hanya dalam tempo 3 meniiit!!! Hah, wisata apa ini?? (merki gini gw :p).

Masih belon kapok juga, akhirnya kami menyewa boat-kayuh-sendiri. Yang naek adalah bokap, nyokap, adek en gw. Hahahah, yang ini baru OK punya, seru juga bo soal yang satu ngayuh kemana..lainnya ngayuh kemana. Jadilah boat kami belok2 engga jelas tujuannya. Nyokap gw semangat kali pun, minta tu sungai dijelajahi mpe 2x, pengen kurus keknya :D . Sakit ati kali waktu nyoba baju pelampung kok pada ga muat semuaa, hahahahah. Capek juga kayuh2 ga jelas, hosh2, tapi kami masih belum puas juga. Abis itu kami coba bersepeda, murah soale cuma 3-6 ribu per sepeda. Gw tandem ma adek gw, sementara nyokap gw sewa sepeda sendiri. Wkwkwk, ini juga seru soal setangnya kan goyang banget (ga bener nih sepeda sebenarnya) jadi kita ngowes ngalor ngidul, dari belakang yang keliatan cuma 3 bokong gede2, hahaha, maklum ga satupun yang bertubuh langsing..Lagi2 nyokap gw semangat banget, set dah, beneran pengen kurus nih. Cepet banget nggowesnya, bentar aj udah ilang!!!

 

Tidak terasa udah jam 11, betah juga disini ternyata. Kami pun cabut dan berencana mau makan siang di KFC. Biasa..googling di jalanjajanhemat.com, katanya ni tempat asik punya. Tapiii..kok ga ketemu ya :( :( . Padahal suerrr leher gw mpe sengklek ngeliat ke kiri terus, mencari2 si KFC. Sudahlah akhirnya kami ishoma dulu di Mesjid Atta-Awun, kebetulan pas waktu Jumatan. Selagi yang pria pada salat, kita yang cewe2 pada makan jagung baker, oooh sedapnyaaaa. Si Alif juga sibuk menjelajahi halaman Mesjid, lari sana lari sini, ngeliat aj kita bisa ikutan cape loh :p.

Abis itu kita lanjutkan perjalanan nyari si KFC tadi (masih keukeuh gini gw) eh liat2 kok udah km 80???!!! Perasaan dia di km 50 ke bawah…Ah daripada mati kelaparan akhirnya kita berhenti di sembarang resto. Maka setoplah kami di Resto Pondok Alam Indah. Tempatnya sih enak, bersih juga, tapi mengenai rasa..waaahh standar banget, padahal masing2 udah pesan beda2 tuh. Gpplah, yang penting bisa makan :p

Abis itu sekitar jam setengah 3 kita cabut menuju tempat kita menginap, yaitu KOTA BUNGA!! Sebelum berangkat sebenarnya gw udah mesan tempat di Hotel Seruni (katanya sih bagus), tapi secara musim liburan, gw udah kehabisan villa (1 villa seharga 1.5 jt), dan bisanya cuma dapat 3 kamar. Berhubung demi kekompakan bersama, namanya juga liburan keluarga kok kamarnya misah2, akhirnya gw googling lagi deh. Eeh dapatlah villa di Kota Bunga (pemiliknya bernama Mbak Ade Ferdijana). Gw belon ada bayangan seperti apa Kota Bunga ini, namanya juga baru denger, tapi berhubung harganya cuma 850 rebu/malam (bayangkan itu lebih murah daripada si Seruni!!), ada 3 kamar yang bisa menampung 8 orang, tanpa ba-bi-bu gw langsung booking ni villa.

Kita sampai di Kota Bunga jam 3-an. Jalan menuju ke sana agak lubang2, bikin gw was2 (jangan2 villanya bikin sedih..) eeeeeh ternyata I’m totally wrong!!! Bener2 ga nyeseeeel gw booking villa di tempat ini. Jadi, ternyata si Kota Bunga itu yah, mirip perumahan Kota Wisata-Cibubur (developernya sama, Sinas Mas) tapi ini khusus villa. Duh tempatnya rapi pisaaaan, tiap villa ada tamannya dan tamannya bener2 kerawat bo (tukang kebonnya seliweran dimana2). Villanya bisa sampe ratusan, dan terdiri atas berbagai mode. Ada yang model rumah Cina, rumah Mediterania, rumah country, rumah barbie, rumah Belanda, ah banyak dah. Nah gw pesan yang villa model rumah Jepang, namanya Osaka 24. Gw kontak si penjaga villa, namanya Pak Ubay, dan kita pun diantar ke villa tujuan. Aduh, bener2 ga nyesel deh, villanya lucu, terawat dan super bersih. Dan yang bikin kita senang, disana disediakan banyak sepeda mulai dari sepeda anak2 mpe dewasa, alat barbeque, bahkan mainan buat anak kecil juga adddaaa !!

Yah udah deh habis taruh barang, kita langsung sepedaan. Asisten gw aj yang 2 orang itu juga ikut sepedaan, wkwkwk. Rencananya mau kelilingin tuh komplek, buat liat model2 rumahnya sambil dipoto2 (kan bagus2 tuh) tapi euh sok betuuul, yang komplek Jepang aj ga kejelajah saking luasnya. Akhirnya daripada ga bisa pulang, udahlah, balik lagi, mandi aj biar segeeer. Abis mandi semua langsung pada tewas, kecapean main sepeda kali yak, daaan ditambah dengan keberadaan siaran Piala Dunia membuat kita jadi malas cari makan malam diluar. Kita putuskan untuk makan mie instant aj enak kan anget2 mana cuaca dingin disini. Eh kok, emang ada mienya? Telornya? Eh teh ma gulanya??? Daaan dengan malu2 akhirnya kita ke rumah sebelah (tempat Pak Ubay nginap) dan meminjam motornya buat ke Alfamart :p.

Sabtu, 19 Juni 2010

Hari ini kita mau sarapan pagi agak jauh dikit, heheheh. Di Wisata Agro Gunung Mas, abisnya si papah mau nyoba teh yang asli dari kebun teh. Yasud, mandinya ntar2 ajalaaaah, kita cabut langsung mumpung masih pagi (udah jam setengah 7 ni). Sampai di sana, Masuknya aj bayar ternyata :(, kena deh 57 rebu, masih sepi eeeh sempat liat ibu2 pemetik teh pada berbaris jalan ke kebun teh. Kita langsung sarapan dan mesan teh hitam poci (teh Walini) buat minumnya. Makanannya? Standar..harganya juga rada mahal, tehnya pun kok perasaan biasa aj, hehehe, tapi secara menyantapnya sambil mandangin kebun teh jadi terasa asik aj gitu!! Oh iya, pisang gorengnya yang enak, cobain deh. Abis makan kami pun tea-walk sedikit, sedikit ajjaaa…bia ga cape :p plus poto sana sini. Memang segar ya Puncak itu mata jadi bersih kalo mandang yang ijo2. Alif pun senang banget disini, asik main2 gelembung sabun.

 

Nah selesai makan udah jam 9, harusnya balik ke villa. Tapi si mamah pengen langsung anjangsana ke Taman Bunga Nusantara (TBN). Aiih.. belon mandi geneee?? Tampang masih kucel ga bedak’an lagi. Muka udah kayak mbok2 di desa, ah tapi gpplah, toh di foto ga gitu2 keliat. Maka kita pun cabut ke TBN. Dari Kota Bunga sekitar 30 menit, dan jalannya aduddduuh, ga mendukung banget. Jadi khawatir lagi, si TBN beneran bagus ga ya, kok jalannya jelek gene??

Ternyata lagi2 gw ketipu. Begitu sampe, langsung terlihat keindahan TBN, beneran untung datang kesini. Jadi luas TBN ini aslinya 35 ha. Nah 28 ha digunakan buat pertamanan, sementara 7 ha buat arena bermain. Mulai dari Taman Jepang, Taman Perancis, Taman Mediterania, Taman Bali, duh macam2 deh ada disana. Ortu gw mpe girang gitu, semangat banget pengen nyusurin semua by foot. Mana kuat kan, bentar aj langsung pada gempor, ini wilayahnya kan hektaran!! Akhirnya kami balik lagi, beli tiket untuk naik kereta Wira Wiri (per orang kena 4 rebu) jadi bisa ngitarin TBN. Oh iya, gw en suami menyempatkan untuk bermain labyrinth, asik juga :) . TBN benar2 indah, aseli deh, yang buat ni tempat emang niat banget. Bunganya berjumlah ratusan ribu, datang dari berbagai negara. Tempatnya bersih dan tertata. Sungguh tak menyesal menyempatkan diri datang ke sini :D. Sayang kami tidak bisa menjelajahi semua saking luasnya. Oiya, kalo kesini mending pagi soal kalo siang udah panas, engga enak deh buat ngelilingin by foot.

 

Abis dari TBN, kita langsung ke villa. Mandi dan cek-out deh. Tapi sebelum pulang ke Depok, kita sempatkan untuk mampir dulu di Little Venice. Objek wisata ini ada di dalam kompleks Kota Bunga itu sendiri. Dan bagi para penyewa villa mendapatkan diskon biaya masuk sebesar 50%, lumenjen kaaan?? Jadi, Little Venice adalah danau yang bertemakan kota Venice (Venesia), Italy. Danau tersebut cukup luaaas, dan bisa dijelajahi dengan menggunakan berbagai macam wahana air (gondola, kapal, perahu, boat, maupun sepeda kayuh). Di pinggir danaunya dibangun rumah2 gaya Italia, cakep banget deh, bisa lihat langsung fotonya. Kalau kita ingin menjelajahi danau menggunakan wahana airnya, kita bisa masuk ke lorong2 kotanya.

Tentu saja wahana air ini memiliki tarif sendiri. Untuk gondola, dikenai biaya 15 ribu/orang. Sementara sepeda kayuh hanya 10 rebu/orang. Sebagian besar dari kami memutuskan untuk menjelajahi danau menggunakan gondola (kan udah ada tukang kayuhnya tuh, cucoklah buat mamah papah yang sudah berumur, ehheeh). Nah, gw en adek gw dengan tidak ragu2 memutuskan untuk memakai sepeda kayuh. Masih muda masa mau didayungin, malu ahhh :p. Sebelum masuk ke sepeda kayuh, penjaganya memberi petunjuk, “Jadi mbak, kalo mau ke kiri-tongkatnya harus ke kanan. Nah kalo mau ke kanan-tongkatnya arahkan k ekiri.” Heh???? Dia bilang apaa..??? (bisik2…)

Ah sebodo amat, cuma kanan kiri ini apa susahnya si. Jadilah kami berangkat. Gw en adek gw dengan sepeda kayuh memilih untuk menyusuri lorong kota. Sementara suami, papah mamah en para asisten tamasya ke tengah danau menggunakan gondola. Berangkaaattt !! Ngik ngek ngik ngek, si sepeda kayuh ternyata berisik juga, tapi kami tetap semangat. Mulai masuk ke lorong kota nih, danaunya jadi menyempit hanya selebar 2m, kanan-kirinya dibatasi tembok rumah (namanya juga lewat lorong kota). Ehh..ternyata susah banget, sepeda kayuh kami sibuk membentur kiri dan kanan. Walhasiiilll….kami dengan suksesnya tidak maju2 !!!

Gw en adek gw mulai panik dan berpikir keras supaya ni sepeda kayuh bisa maju dengan benar, malu juga kan kalo kesusul ma gondolanya papah mamah. Padahal kalo dihitung2, dari posisi start tadi, kami masih berjarak sekitar 20 m, uuuuh benar2 memalukaaan !!! Lagi sibuk2nya mendayung, arahkan tongkat kiri-kanan, eh beneran deh-tiba2 gondola papah mamah udah nongol di belakang :(. Kami diketawain, huks2, sok banget siii…Tapi itu belum seberapa sodara2. Yang lebih memalukan, setelah gondola papah mamah pergi, menyusul di belakang kami perahu Naga sewaan orang. Karena ukurannya lebih besar daripada gondola, mereka jadi ga bisa lewat soal jalannya udah ketutup sepeda kayuh kami, adduuuh malu banggeet. Kami pun dengan panik sibuk mengayuh, bukan agar maju tapi agar sepedanya minggir :p. Begitu perahu naga itu lewat, kami mulai tenangkan pikiran, dan mengayuh pelan2. Tapi tetep aj ga maju2, muteer disana2 mulu, duh padahal udah 15 menit tapi kami masih di situ2 juga, sebbel. Akhirnya pikir punya pikir, kami tinggalkan aj sepeda kayuhnya, hahahahah. Kami pun kabur lewat rumah kota di pinggir danau, bener2 tindakan ga bertanggung jawab tapi daripada sepeda plus kaminya digerek penjaga, lebih malu lagi kaaan ???!!!

 

Puas bermain di Little Venice, kami pun akhirnya pulang dan mampir dulu di resto Bumi Aki untuk makan siang. Jam sudah menunjukkan pukul setengah 3 siang. Resto ini lumayan mahal, perorang bisa kena hampir 40 rebu, tapi masakannya enak, pemandangan juga oke punya. Asiklah makan disini :D, recommended! Selesai makan udah jam setengah 4, kita pun balik ke Depok. Siyalnya kena one-way, uh pegimana sih padahal katanya mulai dari jam 3 sore udah arus turun, kok masih disetop juga. Padahal masih di Puncak Pass udah kena one-way, mobil kami tertahan selama hampir 2.5 jam. Saking lamanya kita mpe tebak2an, jam berapa kira2 sampai di depok. Gw en adek bilang jam 11 malam. Suami gw bilang jam 12. Nyokap jam setengah 1. Si papah ga tanggung2 bilang jam setengah 3, aje gileee, jangan sampe deh. Eeee taunya kami sampai depok jam 10 malam, gada yang beneeer… :p

Overall, perjalanan ini sangat menyenangkan. Hanya 2 hari 1 malam, banyak tempat bisa kita kunjungi, villanya pun memuaskan. Besoknya adek gw balik ke Bogor, lusanya si papah pulang ke pekanbaru. Sementara mamah mau stay tune dulu bentar demi sang cucu. Dada semuaa..ntar2 kalo ngumpul semua, kita jalan2 lagi yaks!!!!

Related posts : Wisata ke Bali, Wisata ke Bandung, Nginap di Taman Safari