Jam 4 sore, udara di Ciwidey sudah mulai dingin. Kami balik ke Ranca Upas untuk melihat tenda kami dan disini saya baru mulai menyukai Ranca Upas. Mungkin karena dinginnya yaa😀. Baru mulai berasa inilaaaah suasana kemping yang saya inginkan. Disana sini mulai banyak mobil berdatangan. Ada yang keluarga kecil, keluarga besar, mahasiswa dll. Perlahan bumi perkemahan ini makin rame. Tenda semakin banyak yang berdiri. Senang banget melihatnya. Konser dangdutannya ternyata sudah selesai jadi suasana mulai syahdu:). Airnya dingiiiin, kudu berhati2 nih jangan banyak minum agar tidak sering buang air kecil. Toilet disini yang kondisinya bersih banget HANYALAH yang dekat dengan pusat informasi. Kebetulan lokasi kemah kami yang di danau itu berdekatan dengan pusat informasi. Kami pun turun dengan membawa segudang peralatan kemping wkwkwkw menuju tenda kami.

Rempong bawa bantal, bedcover dan camilan tapi percayalah, ini sangat berguna. Sayang mobil ga muat lagi untuk bawa perlengkapan memasak

Rempong bawa bantal, bedcover dan camilan tapi percayalah, ini sangat berguna.

Malam menjelang, makin gelap. Api unggun mulai dinyalakan. Dari kayu bakar (seikat harganya 15000) sampai menyalakannya akan dibantu oleh tim dari Ranca Upas. Senter2 mulai digantungkan di atap tenda. Penjual sarung tangan mendatangi tiap tenda untuk menjajakan dagangannya. Kebetulan Bank Danamon mengadakan acara kemping juga disini jadi ada orgen tunggal namun acaranya di Gedung Serbaguna yang ada di bagian belakang danau sehingga tidak begitu mengganggu. Malah keriuhan mereka menjadi semacam hiburan sendiri bagi kami yang ikut joget2 mengikuti music orgen mereka😀.

Tenda kami sudah berdiriii. 1 tenda untuk papa dan mama. 1 tenda untuk ibu dan ayah. 1 tenda untuk ipar, 2 anaknya dan Alif yang selalu ingin nempel dengan sepupunya.

Tenda kami sudah berdiriii. 1 tenda untuk papa dan mama. 1 tenda untuk ibu dan ayah. 1 tenda untuk ipar, 2 anaknya dan Alif yang selalu ingin nempel dengan sepupunya.

Anak2 bagaimana? Oh mereka happy sekaliiii. Walau suasananya dingin dan lantai tenda yang lumayan keras karena beralaskan matras, namun malah anak2 happy banget. Ternyata liburan model kemping begini membawa keasikan sendiri bagi mereka. Suasana yang gelap membuat tali tenda menjadi tidak terlihat dan anak2 sering tersandung jadi harus berhati2. Tapi selebihnya sangat menyenangkan😀. Untung kami membawa bantal dan bedcover jadi tidur di dalam tenda terasa lebih hangat. Naaah tendanya beda ya dengan tenda di Tanakita. Tenda Tanakita kan dari terpal, jadi dalamnya panas, malah butuh kipas angin walaupun di luar hujan. Sementara tenda disini ya tenda biasa yang udara dingin tetap bisa masuk.

Anak2 sangat menikmati api unggun :D. Alif sibuk mencari daun2 di sekitar kemah untuk dimasukkan ke api agar semakin besar hahaha.

Anak2 sangat menikmati api unggun😀. Alif sibuk mencari daun2 di sekitar kemah untuk dimasukkan ke api agar semakin besar hahaha.

Tidur sayang...tiduuur. Besok kan mau berenang :)

Tidur sayang…tiduuur. Besok kan mau berenang:)

Banyak orang yang membawa peralatan masak dan memasak di api unggun dekat tenda mereka. Sayang mobil kami sudah penuh dengan bantal dan bedcover, jadi ga muat lagi bawa panci2 dan kuali😀. Namun jangan cemas karena disini ada begitu banyak warung yang menjual nasi goreng, mie instan, batagor/siomay, bubur ayam, gorengan dengan harga tak sampai 15rb/porsi. Harus bawa senter karena jalanan gelap. Ke mana2 kudu rame2 hahahaha.

Subuh jam 4.30 disini, maka segeralah ke toilet karena masih sepi. Nanti kalau lewat jam 5 mulai rame dan harus antri belum lagi kalau ada kasus seperti berikut ini. Sudah jelas namanya toilet (BUKAN KAMAR MANDI) tapi banyak mahasiswi2 yang malah mandi disana, pake sesi curhat pulak!! Sungguh egois. Macam ga mandi 1 hari aja terasa nistaaaaaa banget. Kalau teman2 ada yang mau ke Ranca Upas, mohon untuk tahu diri ya. Jangan gunakan fasilitas toilet untuk mandi. Pikirkan orang lain yang mau buang air kecil/besar di tengah cuaca dingin dan jumlah toilet yang terbatas!

Antrian ke toilet nungguin anak galau mandi berduaan pake sesi curhat. Udah digedor tapi mereka tetap ga peduli. Untuk yang mau ke Ranca Upas, tolong tahu diri yaa. Jangan mandi disiniii, ini TOILET bukan kamar mandi.

Antrian di toilet saat subuh, nungguin anak2 galau mandi berduaan pake sesi curhat. Udah digedor tapi mereka tetap ga peduli. Untuk yang mau ke Ranca Upas, tolong tahu diri yaa. Jangan mandi disiniii, ini TOILET bukan kamar mandi. Ini masih mending antriannya belum panjang.

Suami menyempatkan diri untuk melihat sunrise di lokasi kemping bagian belakang. Saya ga begitu mengerti sunrise dan sunset hahaaha. Jadi saya balik ke kemah untuk baring2 lagi :p, dingiiiiin. Lalu setelah terang kami sarapan di warung2 yang di belakangnya ada kebun stroberi😀. Kebun stroberi ini sendiri merupakan lokasi yang mengasyikkan bagi anak2. Mungkin karena dingin, semua makanan jadi terasa enak disini hahaha.

Lokasi kemah di bagian paling belakang

Lokasi kemah di bagian paling belakang

sunrise dari lokasi kemping paling belakang

Kelar makan kami pun berenang. Ini adalah acara yang sangat ditunggu anak2. Di sebelah lokasi outbond ada waterbom mini yang kalo saya lihat sepintas seperti ga ada apa2nyalah dengan waterbom Jakarta. Tapi ternyata saya salah. Pertama, airnya hangat (36°) dan jernih. Kedua, bayarnya cuma 15rb/orang :p. Ketiga, ternyata memang ukurannya ga perlu besar2 toh memang kolam ini hanya untuk peserta kemping Ranca Upas dan yang berenang disini memang hanya keluarga yang bawa anak kecil. Terbukti kolamnya masih sangat lowong. Keempat, kami berenang dikelilingi dengan pohon2, bukit2, dan tumbuhan2 tinggi berwarna hijau, serasa mandi di alam terbuka gitu. Senaaaaaaang banget. Yang dewasa aja happy apalagi yang anak2. Sayang tempat bilasnya kurang banyak.

Kelar berenang, masih ada lagiiii. Yaitu ke penangkaran rusa ^^. Jadi di sebelah area waterbom ada semacam stepa buatan, di dalamnya ada rusa, mungkin jumlahnya sekitar 10 buah. Kita bisa tuh turun ke rumput2nya  (*ah apa sih nama lapangannya ini?), memberi makan langsung dikelilingi oleh rusa2. Wortelnya bisa dibeli disana, sekantong Rp 5000,- namun ternyata tidak semua wortel disukai oleh rusa yak. Sayangnya ada beberapa rusa yang sakit, tapi sisanya sih pada lincah2😀. Menginjak stepanya sendiri saja sudah mengasyikkan bagi saya, apalagi anak2. Saya itu tipikal yang dikit2 kagum, dikit2 kagum. Nah padang rumput mini ini saja sudah membuat saya kagum😀😀.

ranca upas

Intinya HIGHLY RECOMMENDEDlah Kemping di Ranca Upas ini untuk keluarga dan teman2. Hemat ^^, kemarin kami berdelapan itu totalnya hanyaaa…..*lupaaaak. Tapi kalau pengen lebih hemat lagi, gampaang. Bawa kuali, panci, aqua gallon, dan tenda sendiri lalu masakkk. Dijamin bakal hemat banget, banyak kok yang melakukan itu. Pengen deh balik kesini lagi bersama teman2, pasti bakal seru.

Cobain yaaa teman2. Aku ajaa pengen pulangnya minggu depaan (*kata Alif) :D

Cobain yaaa teman2. Aku ajaa pengen pulangnya minggu depaan (*kata Alif)😀

See you in the next posts yaaa.

*Untuk perbaikan ke depannya saya menyarankan Ranca Upas membuat toilet dan kamar mandi di tiap area camping ground dengan jumlah yang memadai dan bersih. Bayar 2000 sekali masuk pun tak mengapa, asal bersih. Udah, itu aja😀.

Seperti biasa, kalau ortu datang ke Depok maka jadwal liburan harus segera disusun. Kali ini kami ingin mencoba liburan yang berbeda dari biasanya. Sepertinya kemping sekeluarga oke tuuh😀😀. Dimanaaa gitu yaa kemping yang menarik tapi ga semahal Tanakita, Sukabumi yang dulu pernah saya inapi. Terpilihlah Ranca Upas Ciwidey, Bandung😀. Dilihat dari ulasan blogger lainnya, tampak sangat menarik. Saya utarakan opsi ini ke keluarga dan semuanya setuju.

Karena cuti tahun ini udah habis (malah minus), akhirnya liburan kali ini memakai hari weekend. Yang berangkat ada 8 orang yaitu saya, suami, Alif, papa, mama, dan ipar beserta 2 anaknya. Tadinya mau ajak adik saya dan suami tapi ga jadi berhubung pas2an dengan Hari ABRI. Sudah saya koar2kan kalau kemping kali ini benar2 menenda loooh, jadi harus lengkap persiapannya. Maka kami pun membawa banyak baju, bantal, bedcover, makanan sampai mobil rasanya sesak banget😀

Efek kepagian. Muka masih kaku.

Efek kepagian. Muka masih kaku.

Contact person di Ranca Upas sendiri ada beberapa orang. Beda orang beda pula harganya. Karena tidak punya tenda, kami bermaksud untuk booking tenda sewaan. CP pertama yang saya kontak menginfokan bahwa tenda kecil (kapasitas 4-5 orang) harganya 350rb. Tenda besar (kapasitas 10 orang) juga harganya 350rb. Heeeh?? Ukurannya beda kok harganya samaa? Akhirnya doi revisi deh —> tenda kecil harganya 250rb. Karena kurang sreg dengan plin plannya, akhirnya saya hubungi CP kedua yang bernama Pak Ecep. Pak Ecep bilang, tenda besar 350rb belum termasuk matras dan sleeping bag. Sementara tenda kecil harganya 200rb tapi sudah termasuk matras dan sleeping bag. Tung itung itung, kami putuskan untuk menyewa 3 tenda kecil.

Besoknya kami berangkat jam 7 pagi. Menuju Ciwidey itu akan melewati Soreang dan itu onde mandeeeh, rancak banaa macetnya! Kami sampai di Ranca Upas jam 11-an. Udaranya panas, pun saya lihat Ranca Upas tidaklah seindah yang di foto2 google. Iiikh, sedih deh rasanya. Jadi merasa tertipu karena terlanjur percaya dengan foto T-T. Jadi ceritanya saya kecewa😦. Udah gitu, bayangan saya danaunya seluas yang di Bedugul, Bali. Ternyata kecil saja😀. Mungkin juga saya yang terlalu over expected yaa. Tambahan, ada yang mengadakan acara dangdutan pula. Musiknya keras :O, saya makin ilfil huhuhu. Pada hari itu juga disana ada mahasiswa2 OSPEK entah dari Universitas mana. Jadi musholanya rame banget. Lokasi tenda ada beberapa. Bisa di danau, di dekat mushola, di dekat pusat informasi dan yang jauh di belakaaang. Kami memilih yang di dekat danau.

Danau di Ranca Upas, Ciwidey (no edit, no filter :p)

Danau di Ranca Upas, Ciwidey (no edit, no filter :p). Yang edit dan filter bisa dicari di mbah google. Kesan pertama ketemu danau ini? Sedih😦. Kesan berikutnya? Lanjut baca yaaa.

Untuk tenda, dipasangkan oleh tim Ranca Upas. Selagi memasang tenda, kami keluar dan pergi ke Kawah Putih yang kebetulan berseberangan persis dengan Ranca Upas. Papa dan ipar belum pernah nih ke Kawah Putih😀 jadi saya mau memperlihatkan betapa indahnya tempat ini. Maka naik mobillah kami ke sana dan betapa kagetnya kami mendapati kenyataan bahwa untuk masuk mobil sampai ke atas saja bayarnya 150rb looh. Ditambah penumpang 8 orang, total biayanya hampir 250rb (mungkin juga karena ini wiken). Mahalnyaaaa, dulu tahun 2010 berdelapan cuma 96rb *_*. Bisa sih kalau mobilnya parkir di bawah tapi untuk jalan kaki ke atas itu jauhnya 5km. Bisa juga pakai angkot sih tapi 1 orang kena 30rb. Loh kok mahaaalll yaa dan memangnya sejauh 5 km yaa? Sudah 5 tahun saya ga kesana, jadi agak lupa juga. Akhirnya kami tetap memutuskan bawa mobil ke atas.

Nah maka naiklah mobil ke atas. Ternyataaa…jalannya sekarang udah bagus banget. Dibuat melingkar2 bukit, di kanan kiri ada pohon minyak kayu putih yang bentuknya seperti tiang listrik. Indah sekali deh, udaranya juga segaarrrr banget. Bayangkan yaa, sementara di Sumatra saudara kita harus menghirup asap yang sudah berlangsung selama 2 bulan (masa ini adalah kabut asap terparah di Sumatra dalam kurun 17 tahun), di sini nih, udaranya begitu segar dan bersih. Sungguh kita harus bersyukur. Sampai di atas, tempat parkirannya luas dan bagus. Sudah ada mushola dan kantor pusat informasi. Warung2 yang dulu mangkal sudah ga ada lagi. Istilahnya lebih rapi dan terawatlah😀. Sudah ada orang2 yang menjual masker juga. Tapi tetep, 150rb menurut saya kemahalan hahahaha.

Hari itu cuaca cerah sekali. Kawah Putih benar2 bersih dari kabut dan asap. Bau belerang pun tidak kentara, Kalau melihat kawah ini rasanya seperti berada di dunia lain yaa, karena benar2 cantik. Banyak tukang fotonya. Papa dan Mama mengabadikan beberapa foto postwed😀. Di dekat Kawah kan ada hutan tuh, yang batangnya warna hitam pekat. Itu namanya Pohon Cantigi. Nah di Hutan itu sudah ada jalan setapak walau tidak panjang, agar wisatawan bisa jalan2 dan berfoto disana. Benar2 makin tertata deh. Juga ada saung, di dalamnya ada seorang Kakek yang memainkan kecapi. Betah banget disana lama2. Beda banget kerapiannya dengan dulu yaa.

Turunan menuju Kawah Putih

Turunan menuju Kawah Putih. Foto Kawah Putihnya sendiri seperti apa, monggo digoogling. Semua gambar di Google yang cantik2 itu, yang cakep2 itu, yang edit dan filter itu kali ini beneran nyata memang seperti itu indahnya. Saya malas upload foto saya soalnya ga seperti aslinya ahahaha

Kami keluar dari sana karena cuaca makin gelap (padahal masih jam setengah 3 sore). Kami turun untuk mencari makan siang. Pas keluar dari gerbang Kawah Putih, kita lihat papan bertuliskan EmTe Highland Resort. Baru keknya nih, tahun 2011 dulu gak ada deh perasaan. Ada cottage, restaurant, camp ground, pemandian air panas, dll. Tapi RESTAURANTnya itu loh yang menarik mata😀. Akhirnya kami masuk deh kesana. Naaaah, resort ini kalau dari mata saya yang numpang makan, amat sangat bersih dan rapi. Ga rame, musholanya bersih dan cukup besar, kamar mandinya bersih, rumput2nya juga hijau dan rapih, pemandian air panasnya gatau deh kenapa kok airnya warna coklat (tapi bersih kok), dan restaurantnya menghadap danau dan sawah ^^. Sukaaakkkkk banget makan disini.

Makan sambil lihat pemandangan begini ^^. Udaranya sejuk. Subhanallah bangettt

Makan sambil lihat pemandangan begini ^^. Udaranya sejuk. Subhanallah bangettt

Makanannya pun enak2, kisaran 20-30 ribuan. Nah untuk yang makan disini, sambalnya itu sambel strawberry loh yaa jadi rasanya manis. Kalau ga suka, minta aja sambel yang pedas. Makan ber 8, total damagenya 450rb (udah termasuk 20 buah otak-otak). Setelah makan, anak2 main perahu angsa di danau. Juga ayunan dan jungkat jungkit. Enak bangetlah tempatnya. Bagi yang ingin menginap di Ciwidey namun bukan kemping, sepertinya resort ini patut dicoba😀.

emte2

Selesai makan sekitar jam 5 sore, kami pun segera kembali ke Ranca Upas.

——-bersambung——–

Waduh, ini postingan udah telat 2 tahun (sekarang 2015 ee kejadiannya 2013). Dulu cuma asik menulis, kalimat meluncur aja dengan mudahnya tapi lupa publish *_*. Publish dulu deh😀 demi dokumentasinya Alif.

Jadi 2 bulan yang lalu Alif mengalami demam tinggi. Lama kali pun demamnya. Akhirnya kita bawa ke dokter. Setelah dicek ternyata penyebabnya adalah adanya sisa air seni di t Alif. Jadi kata bu dokter, kulup Alif termasuk kecil sehingga waktu pipis, air seni Alif tidak akan keluar semua. Dokter lalu menarik kulup alif ke arah yang berlawanan dan memang terlihat disana ada bintik2 putih seperti ketombe yang ternyata adalah bekas air seni tersebut. Setelah dibersihkan, dokter lalu menyarankan agar tiap cebok setelah buang air kecil, proses ceboknya harus dengan menarik kulup ke arah berlawanan spt tadi. Siyaaap bu dokteeer.

Selang 2 bulan kemudian, alif mengadu karena t nya terasa sakit. Pas kita cek, iya.., merah dan bengkak kayak habis digigit semut. Tapi katanya ga gatal. Jadi kita tunggu sampai besok, eee merahnya ga ilang juga. Akhirnya ke dokter lagi deh. Dan ternyata kasusnya sama kayak 2 bulan lalu. Dook perasaan kita udah lakukan hal yang seperti dokter bilang deh, kok masih merah? Ternyata makin besar usia anak maka kulupnya akan makin keras sehingga susah untuk ditarik. Dokterpun akhirnya menyaranlan untuk disunat.

Apaaa sunat? Anak sekecil ini disunat? (4 tahun lebih dikit-red) – ayahnya setres.

Pak, sekarang bayi aj sudah disunat loh. – jawab bu dokter kalem,

Apaaa? Bayi saja udah disunaat? – yak, dokter gagal menenangkan suami saya, wkwkwk.

Secara saya tidak pernah merasakan sunat cowok, otomatis jadi lebih tenang. Pikirku, daripada ke depannya Alif akan  mengalami kejadian seperti ini lagi, ya mending disunat sekarang. Tapi ayahnya ketakutan, trauma masa kecil keknya wkwkwk. Karena ayahnya terus merasa was2, malah minta abis disunat Alif dirawat inap aj selama 2 hari. Aiiiih ayah lebaaiii deeeh :p. Ayah, ibu baca di blog orang, sekarang mah sunat udah ga kayak dulu looh. Kalau dulu sakit sampe seminggu, sekarang mah cuma bentaar. Agak2 lumayan waktu habis untuk berdebat, tapi tenang, ibu yang menang hihihi.

Untuk metode sunat sebenarnya ada macam2. Ada laser, clamp, apalah apalah tapi kita pilih yang biasa aj. Kami sunatnya di RS Hermina Depok karena itulah RS rujukan dari kantor. Sebelum sunat ternyata ada prosedur yang harus diikuti yaa. Jadi Alif diputuskan untuk sunat itu hari sabtu. Nah rabu besoknya Alif harus ke laboratorium untuk cek darah. Kemudian hari Jumatnya ada jadwal ketemu dengan dokter anestesi karena Alif arus dibius total pas sunat nti. Lalu hari sabtunya? Sunaaat deeeeh ^^. Sebelum sunat, harus puasa duluu. Makan terakhir adalah 8 jam sebelum proses sunat.. sedangkan minum terakhir adalah 3 jam sebelum tindakan.

Naah pas hari H-nya, Alif santai sekaliii. Mungkin karena belum mengerti ya bahwa hari ini akan terjadi peristiwa yang luar biasa pada dirinya. Memang sih, untuk menghindarkan ketakutan Alif, kita pakai istilah “bedah” ketimbang sunat. Jadi kita bilang, nanti Sabtu Alif dibedah yaaa. Secara dia belum mengerti bedah itu apa, dia santai2 aja😀. Terbukti menuju kamar operasi pun, anak ini masih main game angry bird. Bahkan pas di ruang operasi, saat dipasangin bius, dia masih main game juga astagaaaa. Tapi begitu nyadar ada yang aneh dengan nafasnya, alif mulai meronta2, sebentar kemudian sudah pingsan😀. Selama operasi, ayah dan ibu tidak boleh liat, jadi harus nunggu diluar.

Aslinya, tindakan operasi itu cuma 5 menit. Namun digabung dengan prosesi bius, jadi sekitar 30 menit. Kami pun dipanggil setelah Alif sadar dari bius. dia nangis2 (tapi bukan nangis jejeritan loh ya) karena kita ga ada di dekatnya. Terus bilang, kalo t-nya sakit. Tapi abis 5 menit nangis, Alif langsung bobok dengan pulasnya. Apakah karena pengaruh biusnya masih ada? Kalo kata dokter bedahnya sih karena tidur itu karena Alif kecapean nangis.

Selang sejam, Alif akhirnya sadar dan langsung minta makan. Hooo iya yaaa, kan Alif gada sarapan. Setelah makan, memang agak lemas, dan sesekali bilang kalo t-nya sakit. Tapi waktu dibujuk dengan main game, masih mau juga😀. Kemudian saya uruslah biaya administrasinya. Sunat aj bisa sampe 4 jetiii? Haaahhh? Untung dibayarkan kantor, fuuh. Abis administrasi selesai, obat diberikan, kita pun pulang. Sebelum pulang, Alif ganti celana ke celana model sunat. Itu celana kayak joki itu loh, yang ada kantungnya dan keras jadi walo kebentur2, t-nya aman. Bisa didapat di apotek, harganya 15-25rb per buah.

Dan celana ini memang sangat berguna yaaa sodara2. Jadi  gada lagi tuh sarung2an wkwkkw. Gada lagi perban2an. Sampai rumah, tadinya dia masih takut2 t-nya kesenggol2. Tapi selang setengah jam, dia mulai aktif. sudah mulai menggambar lagi, nonton tv, makannya udah minta bakso. Dan besoknyaaa? Sudah menyambutku pulang sambil berlari2. Thx celana sunaat, engkau membuat segalanya lebih mudaah ^^.

Jadi kesimpulan akhir, buat orang tua yang masih ketakutan anaknya disunat, hihihi, udaah gapapaa. Itu anakku cuma nangis 5 menit, abis itu udah balik seperti biasa kok. Naah gatau ya kalo sunat yang model laser dan clamp gimana lagi:).

Pada suatu hari Yustin teriak di OCS grup arisan Murakabhi. “Aku bosaaaan. Aku pengen liburaaaannn.” Gak biasanya ini anak bilang bosan hahahah, tapi ide liburannya itu langsung mendapat sambutan meriah. Secara niat sih udah dari dulu banget tapi ga kunjung dilaksanakan. Kali ini, apa salahnya kalau kami benar2 mewujudkannya?

Opsi mulai dari Bali, Lombok, Pulau Seribu, Krakatau, dll bermunculan tapi singkat cerita kita sepakat memilih Belitung karena banyak yang belum pernah kesana. Agar rencana ini benar2 berjalan, kami segera membeli tiketnya hahaha. Jadi kan ga mungkin dibatalkan tuh, sayang dong duitnya :p.

Tadinya yang berangkat adalah saya (Febrie), Yenita, Yayat, Esthi, Ditha, dan Yustin. Tapi alhamdulillah belakangan nambah Era dan Evi. Total 8 orang wiii seruuu. Kami menggunakan jasa Pak Buyung, guide yang dulu pernah saya gunakan jasanya. Kita menyewa mobil Toyota Heace yang panjang agar leluasa selama di perjalanan. No diet, colorful clothing, dan wajib narses pake gincu menyala adalah peraturan selama liburan ini hakshakshaks.

Belitung Trip participants

Belitung Trip participants

Seperti apa liburan kami selama disana?

Udahlah susah diceritakan. Pokoknya seru banget karena perginya rame2. Kita menyewa 4 kamar di Hotel Sentral City. Nentuin roomiesnya pakai undian. Sengaja pilih hotel yang biasa aja biar ga mubazirrr duitnya, toh seharian bakal di luar ini. Terusss selama di perjalanan kan bakal singgah2 ke tempat wisata tuh. Nah tiap masuk mobil pasti deh kita ganti posisi tempat duduk. Agar adil, temennya ganti2, dan bisa ngerasain yg dekat AC dan tidak.

Untuk tempat wisata yang dikunjungi, berhubung ga mau rugi jadi semuanya kita kunjungi yaa demi foto😀. Secara umum, tempat wisatanya hampir sama dengan stop site yang saya dan suami kunjungi di 2012. Tapi kami menambahkan Rumah Bu Muslimah (guru di SD Laskar Pelangi), tempat tinggal Bupati Ahok, Bukit Samak, dan karaoke. Yang mana menurut saya hanya rumah Bu Muslimah dan karaoke sajalah yang lumayan menarik :p.

Karena Belitung adalah daerah pantai jadilah kita selalu dibawa ke makanan berlauk ikan. Lama2 bosan juga hahhaha, pengen juga makan nasi ma telur dadar gitu ya, atau nasi sama lele. Alhamdulillah sih ada Warung Es Es dekat hotel jadi lumayan tersalurkan.

Pak Buyung yang 3 tahun lalu menjadi guide saya sekarang kena asam urat😦, jadi tidak bantu menemani. Yang diutusnya adalah karyawannya. Nah mas utusan beliau ini kurang okelaaah untuk ambil foto hahaha, adaaa aaja salahnya. Untung kami bawa tongkat narsis :p. Tapi si Mas lumayan menyenangkan soal ga bosan sama kita cewek2 yang cerewet dan banyak mintanya ini wkwkwk.

Untuk pengeluarannya kira2 seperti ini.

pengeluaran belitung

Di bawah ini adalah foto2nya. Kali ini gak ada foto pemandangan. Sengaja demi mengenang moment kebersamaan😀.

1 petik dulu di bandara hananyudiin ^^

1 petik foto di bandara Hananyudiin ^^

1 petik di SD Laskar Pelangi :D

1 petik foto di SD Laskar Pelangi😀

Bersama Bu Muslimah yang asli. Siapakah Bu Muslimah? Baca dulu bukunya yaa.

1 kolase foto bersama Bu Muslimah yang asli, guru SD yang ada di novel Laskar Pelangi. Buu..kami dari Medco looh.

1 petik foto di mercusuar Pulau Lengkuas

1 petik foto di mercusuar Pulau Lengkuas

1 petik foto di Museum Kata, Andrea Hirata

1 petik foto di Museum Kata, Andrea Hirata

1 petik foto di rumah adat

1 petik foto di rumah adat Belitung.

1 petik foto di bebatuan island hop

1 petik foto di bebatuan island hop

1 petik foto snorkeling

1 petik foto snorkeling. Ini kegiatan yang paling menguras tenaga menurut saya, soal kudu bopong teman2 yang takut laut. Badannya seperti kayu, kena air langsung kaku. Mereka hanya menitipkan pesan, “Bawalah aku bersamamu…kemanapun aku akan ikut…”

Dan berikut adalah kolase pic teman2 yang menurut saya bagus😀😀

belitung

belitung2

So see you at the next girls days out😉.

~Febrieeka

-me and the sea-

-me and the sea-

Alhamdulillah tahun 2014 naik level lagi jadi Director jadi dapat jatah lagi deeeh ke SemDir. Nah kali ini Semdirnya diadakan di Bandung. Di Trans Studio Expo yang megah itu wkkwkwk. Hadeh, agak malas ceritanya soal nanti disangka lebay tapi ya memang bagus mau gimana lagi :p. Hotelnya? Hotelnya macam2. Ada 5 hotel yang dibooking yaitu Papandayan, Panghegar, Hyatt dan Trans Luxurynya sendiri. Semua hotel bintang 5 kecuali Trans Luxury katanya udah jadi bintang 6 yaa? Gak tau dek wkwkwk yg jelas bagus2 hotelnya. Saya kebagian menginap 2 malam di Hyatt dan 1 malam di Papandayan. Bagussss2 tapi mau dinikmati kayak apa si hahaha secara sampai hotel selalu jam 10 malam. Datang2 langsung blek. Besok paginya mandi bangun sarapan jam 7 kurang terus ciao deeeh. Jadi benar2 cuma numpang tidur doang.

Eniweeeeiiii, saya lebih senang karena ketemuan lagii sama upline n downline tercintaaa. Ini yah kalo udah ketemuan rasanya lupak semuanya. Cekakak cekikik aja sampe rasanya pengen deh kami keluar jalan2 berlima menikmati Bandung tapiii tapiii semua acara yang disediakan Oriflame sebegitu menariknya sehingga kok rasanya rugi juga kalau ga ikuuut T-T. Jadinya kemana2 kami bareng2 deh. Susah diceritakan pokoknya asik banget😀.

semdir

Apalagi yaaa. Oh iyaaa di malam penyambutan harusnya kaan yang manggung itu adalah Noah (*ikh bete deh kalo ingat pentolannya), namun tiba2 saja dibatalkan karena Ariel sakit apaa gitu. Jadinya diganti sama GIGI deh. Nahloooh saya jauh lebih suka yang GIGI lah yaaa. Lebih macho dan setia (*teuteup). Cuma sebelnya, pentasnya itu ternyata di Transstudio.Lah pegimana iniii. Kami dikasih tiket gratis main wahana disana, plus diminta ngumpulin stamp agar dapat hadiah2 gratis,tapi juga ada pentas GIGI di depan mata. Kan bingung yaaa mau pilih yang mana *_*. Mbok ya Oriflame itu jangan terlalu kebanyakan acara gitu loh, kan saya berasa rugi ga bisa menikmati semua. Akhirnya kami lari sana lari sini deh biar bisa dapat semu acara. Sungguh lelah namun bahagia banget wkwkwkw.

welcome party

Lalu apa lagi yaa. Oh iyaaa. Saat malam rekognisi (Gala Dinner) kali ini saya boleh ajak pasangan. Dan karena misua tidak bisa datang maka mamalah yang menggantikan. Enak nih sekamar sama mama di Papandayan. Kamarnya gede banget *_*. Nah acaranya kan malam yaa jadi kita pastinya harus makeup dulu. Tak disangka karena begitu padatnya acara dan ganti2 hotel itu, kami jadi tak sempat dandan ke makeup artist yang sudah dibooking. Jadilah kami mencari salon dadakan. Lumayan nih udah dandan mirip artist tapi menuju ke acaranya kan gak ada mobil yaa. Taksi juga ditunggu di depan salon gada yang lewaaat huhuhuhu. Pengen nangis, mana ini Gala Dinner pertama lagi. Akhirnya kami berencana naik angkot hiks hiks. Eeeh alhamdulillah selangkah lagi masuk ke angkot lewatlah taksi. Fiiuuuh selamattt selamaat😀😀.

Inilah rekognisi saya pertama di panggung. Subhanallah ternyata direkognisi itu enak banget yaa. Selama ini diundang rekognisi di kantor cabang selalu emoh. Selain karena bentrok dengan jam kerja, juga mikir…ngapain si rekognisi? apa itu rekognisi? Nah pas Gala Dinner itu, walo kata rekognisinya segambreng dengan Director lainnya, tapi naik ke panggungnya aja udah dipegangin tangannya oleh Oriflame. Lalu difoto banyak dan terakhir disemprot apaan tuh namanya…kertas kilau2 dari langit2 itu looh sama asap dari belakang. Huwaaaah wkwkwkwkk seru banget. Mana ngerasainnya saat itu sambil gandengan tangan dengan Erawati,downline saya:).Benar2 tak terlupakan. Ingat banget waktu itu kami gemetaran, remas2an tangan sambil bisik2, “Aku mau nangis rasanya Mbak. Mbak aku mau nangis.” “Iya Ra, aku juga pengen nangis..” —- yah cengeng, pasti gitu tanggapan orang2 yang ga ngerti seperti apa perasaan kami. Tapi yaaa gpp, soal memang harus ngalamin dulu baru ngerti.

gala dinner

Di Semdir ini juga diumumkan bahwa akan ada program 90 DGP yaitu menjadi SM dalam 90 hari dan SGD dalam 90 hari. Lalu jalan2 gratis 2016 itu tujuannya ke Copenhagen & Norway. Lalu…hadiah untuk new achieve Executive Director baru selama 3 tahun ke depan boleh piliih. Mau Mercy atau rumah. Kalau saya mah pilih rumahlaaah, walau gatau kapan executivenya hahahaha. Lalu apa lagi yaaa. Oh iyaa President akan mendapatkan Cash Award 7 Milyar😀.

Thanks a bunch untuk acaranya yaa Oriflame. Kamu memang full or surprise. Kamu memang beda dari MLM lainnya. Just wonder why I didnt know you before my 30:). Moga2 Semdir 2016 bisa dapat jatah lagi buat liburan refreshing aaamiiin.

Udah berapa lama yaa saya mengidamkan dapur dengan top table granit dan kitchen set model vintage? Lama bangettt, bertahun2 sudah. Kenapa ga dibuat2? Nganu…sayang duitnya😀. Lebih senang difokuskan untuk investasi saja demi pendidikan anak yaaa.

Namun sejak nyemplung ke Oriflame sebagai kantor kedua, alhamdulillah jadi punya penghasilan tambahan. Alhamdulillah juga lumayan dapatnya, 5-9jt/bulan tergantung performance. Pengennya sih 10 juta ke atas seperti teman2 saya lainnya, tapi yah tau diri aja. Ngerjainnya juga kudu bagi waktu dengan kantor pertama, gpp lambat asal ditekuni insya Allah akan nyampe juga ke gaji impian yaaaa.

Nah dari gaji Oriflame inilah..penghasilan bertambah. Saya senang penghasilan masuk, tapi saya selalu bingung uang tersebut sebaiknya diapakan. Tentu saja urusan zakat, sedekah dan hadiah2 sudah dituntaskan tapi diluar itu galau meraja. Bingung mau dikemanakan secara banyak banget opsinya hahaha. Rumah kosong melompong beginiii ampe gatau lagi mau mulai dari mana isinyaaaa. Lalu..lalu…saking kelamaan bengong akhirnya malah lupa. Ayah juga pas ditanya, “Yah, mau diapakan nih.” Diapakan ya? Udahlah tabung aja dulu nanti baru dipikirkan. Gitu, katanya.

Tiba2 teringatlah saya dengan impian dapur idaman. Waaah senangnya, kayaknya klop, cocok nih untuk dapur. Iyaaa iyaaa, pas banget nih, kapan lagi bisa perbaiki dapur? Saking excitednya, langsung deh saya hubungi Mas Tian, desain interior langganan (*padahal malas cari yang baru :p) untuk minta dibuatkan dapur yang kriterianya blabliblu. Mas Tian yang Jawani dan pendiamni bertemu dengan gadis (*ceileh, gadis) Sumatra yang cerewet kritis lagi banyak maunya wkwkwk. Hanya untuk sebuah dapur dengan luasan tak seberapa itu butuh waktu 4 bulan cobaaaa untuk desain. Apa ga kasian itu masnya hahahah.

Kenapa perlu 4 bulan? 1) saya akui saya galau, ubah2 desain mulu. 2) alasan utamanya sih sebenarnya karena prediksi biaya yang diajukan mas Tian yang menuruti keinginan blabliblu saya itu ternyata jauh di luar anggaran😀. Ditambah dengan ganti lantai dan elektroniknya totalnya bisa lebih dari 2x lipat tabungan Oriflame. Lah jadinya kan tekorrr. Jadi ya saya harus nabung dulu kaaan, makanya desainnya dilama2in biar gaji Oriflamenya bisa nambah lagi hahahah.

Jadi dapur yang saya inginkan adalah model vintage mengarah sedikiiiit ke shabby chic. Saya suka sekali vintage karena terkesan homy dan hangat. Dapur vintage itu syaratnya harus ada bingkai kotak gitu di pintu kabinetnya, otomatis hanya bisa pakai duco. Ini niih pengennya kayak gambar di bawah ini.

gambar diambil dari google

gambar diambil dari google

Ga tau kenapa, saya lagi suka sama warna hijau kebiruan, atau biru kehijauan. Rasa saya, warna ini sweeeeeetttt sekali😀. Untuk keramik backpanelnya memang rencana mau warna putih kotak biasa aja, mirip dapur jaman dulu. Kalau perlu malah ditambahkan keramik yang ada gambar ceretnya tapi sayang ga nemu. Ada lemarinya pula, pokoknya gambar ini udah seiya sekata bangetlah sama impian saya😀.

Susunan dapurnya juga sepertinya udah mirip dengan rumah (*mana ada. Dapur di gambar mah luas banget, dapur saya sana sini mentok tembok :p), tinggal contek aja bisa sepertinya. Pengennya pake top table warna coklat kemerahan kayak di gambar (kalau ga salah namanya red emerald apa ya), tapi ternyata stoknya susah. Bisa sih dicari kalo mau niat tapi manalah saya sempat, akhirnya diganti ke hitam deh.

Untuk sink sengaja saya pilih yang guede karena dari semua pekerjaan dapur, saya paling senang cuci piring :p (karena memang cuma bisa itu), jadi sinknya mesti mendukung. Dalamnya 25cm, bisa buat mandi bayik. Kompor juga ganti ke kompor tanam. Dua tungku ajalaah, si mba yang masak ini, lagipula mau masak apa siii selama ini 2 tungku juga cukup kok. Lalu beli cookerhood juga. Yang ini murni dibeli karena butuh (bukan buat gegayaan) soalnya dapur saya kan ga ada kontak ke taman, jadi memang perlu hood agar asap masakan ga nyebar kemana2. Lantainya diganti ke granit model parket, biar makin kerasa vintage.

Pas dapurnya dipasang, udah deg2an. Takut ga sesuai harapan. Ternyata setelah jadi, aaaakkkkk, akuuuu sukaaaa ^^. Begitu tukangnya pulang, meja dapurnya saya pelukkk kayak lagi meluk guling. Iiiih kamuuu, akhirnya jadi jugaa. Aku nabung lama niih demi kamuuu, oh bahagianyaaa😀😀. Ini 100% endorsed by Oriflame, gak ada campur tangan gaji kantor pertama, jadi makin terasa mengharu biru. Ternyata…aku bisa jugak yaa buat dapur dari penghasilan diluar kantor huhuhuhu.

dapur2

dapur3

Yak pic di atas itu adalah hasilnya. Yaaaa ga mungkinlah 100% sama dengan di gambar yaa. Tapi jadi begini saja saya udah senang banget looh. Berhubung dapurnya sempit, jadi fotonya ga bisa maksimal. Mentok sana sini sama dinding (keciaaan deeeh) hehhehe. Bagi saya sih, dapur ini cakep bangetttt kan sesuai selera saya😀😀. Disayang2 dapurnya, jangan cepat rusak yaa kamu nduk hahahaha.

Happy…happy…*lalu setelah kelar masa bahagia, maka masa galau datang lagi. Lah sekarang uangnya bagusnya digunakan untuk perbaikan yang mana yaaa (maklum rumah tua, dikit2 perbaikan :p)

Bentar lagi Mama balik ke Pekanbaru, padahal belum diajak liburan *_*. Ke Lembang aaah, bagus dekat dan cuma perlu cuti sehari😀. Yaaaah…Lembang lagiiii Lembang lagii. Ga bosan? Yaa, biar ga bosan harus disiasati doong. Pilih penginapannya harus beda dari sebelumnya. Kali ini kita mencoba penginapan yang ratenya 500-800rb saja, tapi ada kolam renang (*maksa yak wkwkwk). Dapatlah nama Gumilang Regency dari beberapa blog karena punya kolam air hangat, waaaaw, air hangaaat. Pas saya buka website resminya, ratenya jutaan. Liat di bookingdotcom loh kok jadi 450ribuan? Liat di agoda malah 1 kamar jadi 6 jutaan. Ini yang benar yang mana? Pusing pala Barbie, takut salah2 order kan sayang duitnya :p.

Datang darimana harga iniii? *_*

Datang darimana harga iniii? *_*

Akhirnya nelvon ke Gumilang, menanyakan rate yang berbeda2 itu. Katanya FO Gumilang, rate di web memang bisa berbeda2. Tapi yang di bookingdotcom yang murah itu, harganya resmi ga mba? Oh resmi juga mbaa.. Wah tanpa babibu langsung order ke bookingdotcom, ndilalah kamarnya udah abis T-T. Nah inilah dia yaa kalo kebanyakan bingang bingung lolak lolok, gagal deh berhematnyaa.

Akhirnya berencana pesan ke hotelnya langsung saja, yang tipe deluxe, 2 kamar. Istri sama suami *sihiiiy, Alif sama omanya, hahahha. Yea kan masak Alif sama ayah ibu kasian doong omanya sendirian, nti kesepiaan😀. Berangkatlah kami kesana pagi2 biar tidak macet.

Pas liat hotelnya, lumayan menyenangkan kook. Tidak terlalu besar tapi suasananya saya suka sekali, homy! Betul ada kolam renang tapi cilik. Sayangnya, tidak ada kamar tipe deluxe yang sebelahan *_*. Udah abis dibook orang. Pilihannya adalah 1 deluxe dan 1 executive. Yaaaah, malas banget kan, kayak ga adil. Udah gitu yang executive harganya 1 jutaan, dimana cerita berhematnyaaaa??

Lagi sibuk mikir baiknya booking yg mana, eeeh melintaslah di kamar yang agak aneh. Menurut saya aneh, karena baru kali ini liat kamar model begini. Jadi ada pintu, pas masuk, isinya cuma tangga. Jadi posisi tangga ada di depan pintu. Aneh kan? Pas naik, naaah kamarnya baru deh ada di atas😀, udah gitu kamarnya model deluxe. Saya girang sekali nemu kamar beginian soalnya berasa nostalgia melihat film barat lama (*lupa film apa). Cek2 ternyata itu tipe superior, harganya 600rb. Nah kok lebih murah? Makin giranglah saya, apalagi bisa booking sebelahan.

Ternyata, kenapa lebih murah karena ada tangga ituuuu *_*. Pertama2 masih senang niih naik turun tangga. Mau berenang, turun tangga, langsung ke kolam. Eh kok lupa bawa pelampung. Naik tangga ke kamar lalu turun tangga lalu ke kolam. Eh kok lupa bawa handuk maka naik tangga lalu turun lagi lalu ke kolam. Lapaaar, mau beli snack2 di minimart sebelah hotel e kok dompet di kamar, maka naik tangga, turun tangga lagi. Baru 1 jam perasaan berat badan udah turun 2kg karena olah raga naik turun tangga😀.

Jadi kamar model ini sungguh tidak cocok bagi manula, si malas gerak, dan kawan2nya. Tapi karena keluarga saya tipikal having fun ajaaa, jadi ya kondisi beginipun kita mah dibawa ketawa ajaaa wkwkwkw. Dan saya bagaimanapun tetap senang dengan kamar itu. Concern berikutnya adalah ternyata air hangatnya nyala pas wiken saja, beuh! Ini pasti karena saya malas baca web😀, tapi sekali lagi, mendapati kenyataan itu kami mah cuma “walaaah? Ooooo wiken ajaaa”, lalu lanjut berenang lagi :p. Life has to be filled with happiness, not complains rite?

kolam renang di gumilang regency. Kolamnya ada 2. Yang besar di gambar isinya air biasa. Yang kecil di ujung adalah air hangat yang hanya dinyalakan saat wiken

kolam renang di gumilang regency. Kolamnya ada 2. Yang besar di gambar isinya air biasa. Yang kecil di ujung adalah air hangat yang hanya dinyalakan saat wiken

Untuk makan malam, niatnya mau bawa mama ke The Valley yang terkenal itu. Kami sudah berkali2 makan disana, di tempat yang menurut banyak orang “uwow” karena emm…pemandangannya yang spektakuler dan makanannya yang lezatos (*walau menurut lidah saya mah biasa aja). Sayangnya ternyata untuk ke The Valley, menurut akang Waze, kami harus menempuh perjalanan minimal 45 menit karena penginapan kami berada di bukit yang berbeda dengan The Valley😀.

Manalah kuaaaat perut ini, kan ceritanya kita abis buang2 kalori dengan berenang. Maka kita putuskan untuk mencari tempat makan sekitar hotel saja yang kiranya lucuk2 tempatnya. Tapi kok ga nemu😀. Nemunya malah “Ayam Brebes”, tempatnya biasa aja tapi buanyak banget mobil yang parkir disana. Pertanda masakannya enak atau harganya murah, ya toh? Melipirlah kita kesana, dan sungguh tidak menyesal. Kami makannya nambah2 hahahah, demikian juga Alif. Enaaak, pedes, puaslaaah, dan tidak begitu mahal. Kalau ke Lembang, cobain yak tempat makan ini. Recommended😀.

Selain ke Tangkuban Perahu dan naik kuda….ntar yaa, selipin fotonya dulu :p

wajib dikunjungi atuh yaa, biar anak kecil ngerti tentang kawah, gunung, dan  asap belerang :D

wajib dikunjungi atuh yaa, biar anak kecil ngerti tentang kawah, gunung, dan asap belerang😀

1 kuda bolak balik kemarin kenanya...sekitar`35rb per orang kalo ga salah. Lamanya mungkin hmmm, 15 menitan. Menyenangkan, apalagi waktu itu masih sepi jadi puaslah disana.

1 kuda bolak balik kemarin kenanya…sekitar`35rb per orang kalo ga salah. Lamanya mungkin hmmm, 15 menitan. Menyenangkan, apalagi waktu itu masih sepi jadi puaslah disana.

kami juga sempatkan untuk mengunjungi Floating Market yang tidak sempat dikunjungi di liburan yang lalu. Pikir saya Floating Market tuh mah mirip Pasar Apung di Sentul :p, ternyata beda banget yaaa. Pas datang kesana, jadi speechless seperti speechlessnya saya mendapati Jatim Park yang luar biasa bagus di kota Batu, Malang.

Begitu mau masuk ke dalam, per orangnya harus bayar uang masuk namun nanti akan dapat 1 gelas minuman. Boleh pilih ice lemon tea, milo hangat, dan..apa ya kemarin, lupa :D

Begitu mau masuk ke dalam, per orangnya harus bayar uang masuk namun nanti akan dapat 1 gelas minuman. Boleh pilih ice lemon tea, milo hangat, dan..apa ya kemarin, lupa😀

Keluarga kami memang kalau liburan itu mudah tergugah dengan tempat2 wisata, karena setiap liburan kami tidak pernah berharap muluk2 akan mendapatkan ini dan itu. Jadi melihat Floating Market ini aja bawaannya senaaaanggg banget dan melongo2. Iiiih bagusss yaaaaa. Iiiiih rapih yaaa, ini siapa sih walikotanya kok keren banget idenya?  Kapan nih Depok punya beginiaaan? (*titipan aspirasi wkwkwk).

Jadi, Floating Market ini ada danaunya, dan tempatnya luaaaaasssssss banget. Ada mainan2nya, buanyak tempat makannya, banyak juga tempat belanja souvenirnya. Yang paling menyenangkan tentu saja kebersihan, kerapian, dan keteraturannya. Tambah lagi cuaca tidak begitu panas, duh betahnya ada disana. Untuung nyempatin datang, lumayan kan kalau ada sanak saudara dari jauh datang ke rumah, jadi bisa diajak berlibur kesini, yang sudah dibuktikan oleh kami sebagai tempat wisata yang lucuk.

Bagus yaaaa :D. Gak tau juga rumah di ujung sana itu bisa dimasukin apa engga soal kudu muterrrr. Udah gitu menuju ke rumah juga bakal melewati banyak permaina, tempat jual makanan dan souvenir yang lucu2. Siapa yang ga tergoda *_*

Bagus yaaaa😀. Gak tau juga rumah di ujung sana itu bisa dimasukin apa engga soal kudu muterrrr. Udah gitu menuju ke rumah juga bakal melewati banyak permaina, tempat jual makanan dan souvenir yang lucu2. Siapa yang ga tergoda *_*

c5

Mereka menjual makanan dari perahu yang ditambatkan. Unik yaa konsepnya. Ada puluhan jenis makanan, mulai dari makanan berat, ringan, sampai minuman. Belinya harus pakai koin khusus sih, ini yang rada ribet.

Outbond ini hanya salah satu permainan yang ada disana. Masih ada banyak banget seperti becak, di danaunya juga ada banyak permainan, lalu ada memancing, melukis caping, duh banyak buangetlaah.

Outbond ini hanya salah satu permainan yang ada disana. Masih ada banyak banget seperti becak, di danaunya juga ada banyak permainan, lalu ada memancing, melukis caping, duh banyak buangetlaah. Rapih yaaa, bersih yaaa. Semoga tetap terjaga selalu.

Masih banyak permainan lainnya kok. Emaknya aja yang udah ga bisa poto2 karena hp lobett.

Masih banyak permainan lainnya kok. Emaknya aja yang udah ga bisa poto2 karena hp lobett.

kolecer yang dijual lutuuu2. sebuahnya 25rb.  saya beli 2 untuk dipajang di halaman rumah :D

kolecer yang dijual lutuuu2. sebuahnya 25rb. saya beli 2 untuk dipajang di halaman rumah😀

Sekian cerita kali ini. Foto2 kami tidak begitu banyak karena carger yang dibawa cuma 1😦.

Mamah senang mah? Senaaaangg.

Alif senang, Lif? Senaaaanggg.

Alhamdu…..lillaaaaah😀😀.